Minggu, 12 April 2026

Kolaborasi Pentahelix dan Inovasi Digital, Strategi Polinema Wujudkan Hilirisasi Riset

Sabtu, 14 Juni 2025 07:26 WIB
Kolaborasi Pentahelix dan Inovasi Digital, Strategi Polinema Wujudkan Hilirisasi Riset
Dirjen Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek, M Fauzan, memberikan sambutan dalam pembukaan Expo Produk Inovasi 2025 di Polinema, Malang. (Dok/Diktisaintek)
Malang (buseronline.com) - Politeknik Negeri Malang (Polinema) kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong hilirisasi hasil riset melalui pendekatan kolaboratif dan digitalisasi.

Hal ini tercermin dalam penyelenggaraan Expo Produk Inovasi 2025 yang berlangsung pada 10–11 Juni 2025 di Graha Polinema, sebagai bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-43 Polinema.

Dengan mengusung tema “Penguatan Ekosistem Inovasi untuk Akselerasi Hilirisasi Hasil Riset dan Kolaborasi Pentahelix”, expo ini menjadi wadah strategis mempertemukan peneliti, dunia industri, pemerintah, komunitas, dan media untuk memajukan inovasi berbasis kebutuhan nyata masyarakat.

Berbagai produk riset unggulan dipamerkan dalam kegiatan ini, di antaranya Vehicle Guardian (alat pendeteksi keamanan kendaraan), rumah pengering untuk produksi keripik, serta alat pemupukan dan penyiraman tanaman berbasis Internet of Things (IoT).

Selain pameran produk, agenda expo juga mencakup sesi talkshow interaktif, business matching antara peneliti dan pelaku usaha, serta peluncuran platform digital Forum Dosen Inovasi (FDI).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), M Fauzan.

Dalam sambutannya, Dirjen Fauzan menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam membangun ekosistem inovasi nasional yang berdaya saing.

“Indonesia pernah mencatat pertumbuhan ekonomi hingga 8% sebanyak lima kali sejak era 1968. Kontribusi riset dan inovasi sangat krusial untuk menopang pertumbuhan semacam itu,” ujar Dirjen Fauzan.

Ia juga menekankan peran penting perguruan tinggi generasi keempat sebagai simpul pertumbuhan ekonomi dan pusat inovasi berbasis kebutuhan sosial.

“Kami ingin kampus menjadi simpul pertumbuhan ekonomi. Dengan kapasitas strategis dan sumber daya manusianya, kampus dapat berfungsi sebagai pusat inovasi. Namun, untuk mewujudkannya, kita harus membangun mekanisme kolaborasi lintas-disiplin dan lintas-sektor,” tegasnya.

Dirjen Fauzan menambahkan bahwa strategi nasional ke depan akan difokuskan pada pengembangan talenta, hilirisasi riset, dan pemberdayaan masyarakat.

Pemerintah, lanjutnya, tengah memperkuat skema pendanaan untuk mendukung peneliti muda demi menjamin keberlanjutan dan regenerasi inovator di masa mendatang.

Sementara itu, Direktur Polinema, Dr Supriatna Adhisuwignjo, menegaskan bahwa penyelenggaraan Expo Inovasi ini bukan sekadar ajang akademik, melainkan bagian dari strategi besar membangun ekosistem riset dan inovasi yang berkelanjutan.

“Kami ingin membangun ekosistem riset yang tidak berhenti di pameran, tetapi bergerak menuju dampak nyata bagi masyarakat dan industri. Expo ini menjadi momentum untuk memperkuat koneksi antara perguruan tinggi, mitra industri, dan masyarakat,” ujarnya.

Dukungan dari sektor industri juga terlihat dalam expo ini. Perwakilan PT Multi Mitra Guna, Handy Y Raharja, menekankan pentingnya konektivitas antara dunia pendidikan dan dunia usaha untuk menghadapi tantangan industri yang semakin dinamis.

“Kami banyak bekerja sama dengan politeknik dan perguruan tinggi dalam bidang transformasi digital. Riset kini dituntut untuk memberikan solusi yang lebih cepat, dan itu hanya bisa tercapai bila kampus juga aktif melakukan riset yang aplikatif,” jelas Handy.

Ia juga mencatat bahwa semakin banyak perusahaan internasional yang merekrut SDM lokal, sehingga konektivitas pendidikan dan industri harus terus diperkuat agar tidak tertinggal dari tren global.

Selain dari Polinema, expo ini juga melibatkan politeknik lain, perguruan tinggi mitra, pelaku industri, hingga desa mitra binaan. Kolaborasi pentahelix yang dibangun melalui kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat jembatan antara inovasi akademik dan penerapannya di masyarakat.

Dengan semangat sinergi dan inovasi, Polinema terus berupaya menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan, adaptif, serta berdampak nyata bagi pembangunan bangsa. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
komentar
beritaTerbaru