Minggu, 12 April 2026

Mendiktisaintek Tekankan Inovasi sebagai Pilar Teknologi Pertahanan Nasional

Jumat, 13 Juni 2025 10:27 WIB
Mendiktisaintek Tekankan Inovasi sebagai Pilar Teknologi Pertahanan Nasional
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (kedua dari kanan) berfoto bersama taruna dan perwakilan Universitas Pertahanan RI di booth Indo Defence Expo & Forum 2025, Jakarta, Rabu (11/6/2025). (Dok/Diktisaintek)
Jakarta (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong inovasi teknologi pertahanan karya anak bangsa. Hal ini disampaikannya dalam pembukaan Indo Defence Expo & Forum 2025, pameran pertahanan terbesar di Asia Tenggara yang resmi dibuka pada Rabu di Jakarta.

Mengusung tema “Defence Partnership For Global Peace and Stability”, Indo Defence 2025 menghadirkan lebih dari 1.180 peserta dari dalam dan luar negeri. Acara pembukaan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Pertahanan RI, Panglima TNI, Kapolri, serta para kepala staf TNI Angkatan Darat, Laut, dan Udara.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Brian mengapresiasi kontribusi mahasiswa Indonesia dalam memajukan teknologi pertahanan. Salah satu inovasi yang menjadi sorotan adalah teknologi “Hand Gesture for Detonate Bomb”, karya mahasiswa Universitas Pertahanan RI, yang digunakan Presiden Prabowo dalam seremoni pembukaan.

“Semoga ke depan, karya generasi muda ini semakin memperkuat ketahanan bangsa,” ujar Menteri Brian.

Pameran ini menampilkan berbagai produk unggulan dari industri pertahanan nasional dan internasional, termasuk beragam teknologi dan alat utama sistem senjata (alutsista). Tak sedikit di antaranya merupakan hasil inovasi generasi muda Indonesia yang mengusung semangat nasionalisme tinggi dalam berkarya.

Menteri Brian juga menyempatkan diri meninjau sejumlah booth kampus yang turut berkontribusi dalam pengembangan sains dan teknologi pertahanan. Kunjungannya menjadi penegasan terhadap komitmen Kementerian dalam mendorong penguatan riset, inovasi, dan sumber daya manusia di sektor strategis ini.

“Kemdiktisaintek mendorong inovasi mahasiswa dalam teknologi pertahanan. Ini merupakan implementasi nyata dari program ‘Kampus Berdampak’,” tegasnya.

Usai menghadiri pembukaan, Menteri Brian bersama Menteri Pertahanan melanjutkan agenda kunjungan ke Universitas Pertahanan RI. Di sana, keduanya meninjau langsung berbagai inovasi strategis yang dikembangkan civitas akademika kampus tersebut, sebagai wujud kolaborasi antara dunia pendidikan, riset, dan sektor pertahanan.

Langkah ini diharapkan memperkuat kemandirian teknologi nasional serta menjadi kontribusi nyata Indonesia dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
komentar
beritaTerbaru