Minggu, 12 April 2026

Indonesia dan Australia Bahas Penguatan Kerja Sama Pendidikan Tinggi, Dorong Kampus Bersama dan Program Gelar Ganda

Senin, 09 Juni 2025 10:36 WIB
Indonesia dan Australia Bahas Penguatan Kerja Sama Pendidikan Tinggi, Dorong Kampus Bersama dan Program Gelar Ganda
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Indonesia, Brian Yuliarto (kanan), menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Roderick Brazier (kiri), di Jakarta, Senin (2/6/2025). (Dok/Diktisaintek)
Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah Indonesia dan Australia terus memperkuat hubungan bilateral di bidang pendidikan tinggi melalui pengembangan program bersama dan kerja sama antar universitas. Hal ini disampaikan dalam pertemuan resmi antara Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Indonesia, Brian Yuliarto, dan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Roderick Brazier, di Jakarta, Senin.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas langkah konkret untuk memperdalam kolaborasi di sektor pendidikan, termasuk melalui pembaruan nota kesepahaman (MoU), pengembangan kampus cabang, serta implementasi program gelar ganda (joint degree).

“Tentu saja kita memiliki sejarah panjang kerja sama, terutama di sektor pendidikan tinggi, sains, dan teknologi. Saya sangat antusias untuk mendiskusikan rencana pembaruan MoU sebagai langkah awal untuk memperkuat kolaborasi kita ke depan,” kata Menteri Brian.

Ia juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan Pemerintah Australia dalam menghadirkan kampus cabang universitas ternama di Indonesia, seperti Monash University di Jakarta, Deakin University di Bandung, dan Western Sydney University di Surabaya.

Menteri Brian berharap agar universitas-universitas tersebut dapat memperluas cakupan program studi untuk meningkatkan akses dan keberlanjutan pendidikan tinggi di tanah air.

Dubes Roderick Brazier menyambut baik inisiatif tersebut dan menegaskan komitmen Australia dalam membangun sistem pendidikan inklusif dan kolaboratif bagi mahasiswa Indonesia.

“Kami ingin Anda tahu bahwa Australia selalu terbuka untuk para pemikir terbaik dari Indonesia. Saat ini, lebih dari 200.000 alumni Indonesia telah menempuh pendidikan di Australia, termasuk sejumlah menteri di kabinet saat ini,” ujar Dubes Brazier.

Australia juga memperkenalkan sejumlah program kolaborasi baru di bawah payung inisiatif KONEKSI (Knowledge and Innovation Exchange Initiative), termasuk penghargaan bagi penerima hibah transisi energi berkeadilan (Just Energy Transition) dan agenda pertukaran pengetahuan yang akan dilaksanakan pada Oktober 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Mendiktisaintek juga mengusulkan pengembangan model kerja sama pendidikan tinggi yang lebih terintegrasi, khususnya melalui program gelar ganda yang dibangun secara paralel antara universitas di Indonesia dan Australia.

“Dibandingkan dengan sistem 3+1 yang terpisah, saya membayangkan program joint degree yang benar-benar dibangun bersama dari awal, dengan dosen dan kurikulum dari kedua belah pihak, serta pembelajaran yang berlangsung secara paralel di Indonesia dan Australia,” jelas Menteri Brian.

Usulan ini disambut positif oleh Dubes Brazier, yang menyatakan kesiapan Pemerintah Australia untuk menjajaki konsep tersebut lebih lanjut bersama tim dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Indonesia.

Menutup pertemuan, Menteri Brian menyampaikan harapannya agar kolaborasi pendidikan Indonesia dan Australia dapat melahirkan inovasi baru yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Saya sangat berharap program seperti visiting professor, joint campus, dan penguatan riset bersama dapat segera terwujud. Kolaborasi ini akan menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem pendidikan dan inovasi yang lebih kuat,” pungkasnya.

Pertemuan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kemitraan strategis antar kedua negara dan diharapkan dapat memperluas manfaat pendidikan tinggi lintas negara dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
komentar
beritaTerbaru