Jumat, 10 April 2026

Hardiknas: Kemdiktisaintek Perkenalkan Arah Baru Kebijakan Pendidikan Tinggi dan Iptek Lewat “Diktisaintek Berdampak”

Sabtu, 03 Mei 2025 10:38 WIB
Hardiknas: Kemdiktisaintek Perkenalkan Arah Baru Kebijakan Pendidikan Tinggi dan Iptek Lewat “Diktisaintek Berdampak”
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menyampaikan sambutan dalam peluncuran “Diktisaintek Berdampak”, dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional di Graha Diktisaintek, Jakarta, Jumat (2/5/2025). (Dok/Diktisaintek)
Jakarta (buseronline.com) - Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) secara resmi meluncurkan program transformasi bertajuk “Diktisaintek Berdampak”, Jumat, di Graha Diktisaintek, Jakarta.

Program ini menjadi tonggak arah baru kebijakan pendidikan tinggi di Indonesia, dengan fokus pada peningkatan kualitas, akses, dan relevansi pendidikan tinggi, sains, dan teknologi untuk menjawab tantangan pembangunan nasional serta mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendidikan tinggi tidak boleh sekadar menjadi menara gading ilmu, tetapi harus hadir sebagai penggerak perubahan sosial dan ekonomi.

“Diktisaintek Berdampak adalah gerakan nasional yang menekankan pentingnya sistem pendidikan tinggi yang adil, inklusif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Transformasi ini harus membuka akses pendidikan berkualitas secara merata di seluruh Indonesia,” tegas Menteri Brian.

Program ini, lanjutnya, lahir dari kolaborasi antara Kemdiktisaintek dengan berbagai mitra, perguruan tinggi, dan mahasiswa. Kampus diharapkan menjadi pusat pertumbuhan daerah, bekerja sama dengan pemerintah daerah, industri, UMKM, dan masyarakat dalam pengembangan wilayah.

Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek, Togar Mangihut Simatupang, menambahkan bahwa Diktisaintek Berdampak merupakan semangat transformasi ekosistem pendidikan tinggi agar lebih ilmiah, berorientasi sosial, dan berdampak secara nasional.

“Ini bukan slogan. Ini adalah komitmen kita bersama untuk menjangkau lebih banyak, melayani lebih dalam, dan memberikan dampak lebih luas bagi bangsa,” ujar Sesjen Togar.

Adapun implementasi program ini diterjemahkan melalui sejumlah inisiatif, seperti Kampus Berdampak, SMA Unggul Garuda, Beasiswa ADik, pendanaan riset terapan dari LPDP, Program Kosabangsa untuk daerah 3T, dan penguatan kerja sama riset luar negeri.

Peluncuran program ini dihadiri oleh sekitar 300 peserta, termasuk pimpinan perguruan tinggi, perwakilan Komisi X DPR RI, Komite III DPD RI, LLDikti, mitra kerja strategis, serta aliansi mahasiswa seperti BEM PTMA, PTNU, KSI, DEMA PTKIN, dan BEM Nusantara.

Momentum Hardiknas 2025 ini menandai langkah nyata Kemdiktisaintek untuk menjadikan pendidikan tinggi sebagai lokomotif perubahan menuju Indonesia yang maju, cerdas, dan bermartabat. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Momen HUT ke-80 TNI AU, Pesawat Presiden Prabowo Dikawal Enam Jet Tempur
PMI Siap Salurkan Bantuan untuk Warga Iran
Pertamina Fasilitasi 1.346 Sertifikasi UMKM, Perkuat Daya Saing dan Akses Pasar
Pertamina Borong PROPER 2026, Sabet 14 Emas dan 108 Hijau
Jabar Bangun PSEL di Sarimukti dan Kayumanis, Sampah Diolah Jadi Listrik
Bupati Taput Tegaskan Disiplin ASN dan Optimalisasi Aset Daerah
komentar
beritaTerbaru