Senin, 06 April 2026

Pembahasan RUU Sisdiknas: Kemdikbudristek Dampingi Panja Komisi X DPR RI di LLDikti VII

GY Simanjuntak MSi - Sabtu, 03 Mei 2025 10:12 WIB
Pembahasan RUU Sisdiknas: Kemdikbudristek Dampingi Panja Komisi X DPR RI di LLDikti VII
Dirjen Saintek Kemdiktisaintek Ahmad Najib Burhani berdiskusi bersama Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian saat kunjungan kerja Panja Komisi X DPR RI di LLDikti Wilayah VII Jawa Timur, Rabu (30/4/2025), dalam rangka pembahasan RUU Sisdiknas. (Dok/Dikt
Surabaya (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) turut mendampingi kunjungan kerja Panitia Kerja (Panja) Komisi X DPR RI di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VII Jawa Timur, Rabu, dalam rangka menghimpun masukan publik terhadap Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas).

Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat isi RUU Sisdiknas agar lebih relevan dengan tantangan zaman, perkembangan teknologi, serta kebutuhan dunia pendidikan Indonesia yang semakin dinamis.

Fokus revisi mencakup integrasi regulasi pendidikan, pemerataan akses dan mutu, peningkatan kesejahteraan guru dan dosen, serta penguatan nilai karakter dan inklusivitas dalam sistem pendidikan nasional.

Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek, Ahmad Najib Burhani, menyatakan dukungan terhadap penyusunan RUU Sisdiknas, yang menurutnya sejalan dengan nilai-nilai program Diktisaintek Berdampak.

“Nilai yang ingin kami tanamkan bukan sekadar visi atau misi, tetapi bagaimana kampus bisa memberi dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” kata Dirjen Najib dalam forum dialog.

Ia juga menegaskan bahwa regulasi ini menjadi salah satu prioritas utama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, sebagai landasan masa depan pendidikan Indonesia.

Forum diskusi diikuti oleh para rektor dan pimpinan perguruan tinggi negeri maupun swasta di Jawa Timur, serta perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).

Mereka menyampaikan beragam masukan terkait integrasi kebijakan, tantangan otonomi perguruan tinggi, penyetaraan mutu pendidikan, mekanisme penerimaan mahasiswa baru, hingga isu pendanaan dan kurikulum.

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, yang memimpin kunjungan, menekankan pentingnya keterlibatan langsung para pemangku kepentingan dalam penyusunan RUU Sisdiknas.

“Kami ingin RUU ini mencerminkan realitas dan kebutuhan pendidikan nasional. Karena itu, kami turun langsung ke daerah untuk mendengar dari para pelaksana di lapangan,” ujarnya.

Kepala LLDikti Wilayah VII, Dyah Sawitri, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia berharap masukan dari Jawa Timur dapat menjadi kontribusi penting dalam penyempurnaan kebijakan pendidikan nasional.

Diskusi berlangsung dinamis dan konstruktif. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Panja Komisi X DPR RI dalam menjaring aspirasi publik secara langsung sebelum pembahasan lanjutan RUU Sisdiknas di tingkat legislatif. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru