Sabtu, 11 April 2026

Ratusan Santri Dayah IQ Aceh Besar Perdalam Qira at Al-Qur an Bersama Ulama Mesir

Senin, 10 Maret 2025 09:40 WIB
Ratusan Santri Dayah IQ Aceh Besar Perdalam Qira at Al-Qur an Bersama Ulama Mesir
Ratusan santri di Aceh Besar belajar Al-Qur’an langsung dari ulama Al-Azhar, Syekh Abdul Qadir Al-Ausiy, dalam program Safari Ramadhan, Jumat (7/3/2025). (Dok/Kemenag)
Aceh Besar (buseronline.com) - Sebanyak 446 santri Dayah Insani Qur’ani (Dayah IQ) Aceh Besar mendapatkan kesempatan langka untuk belajar langsung dengan ulama Qira’at dari Mesir, Syekh Abdul Qadir Al-Ausiy. Kehadiran ulama besar ini menjadi bagian dari program Ramadhan Qur’anic Camp VIII yang berlangsung selama 15 hari, mulai 5 hingga 20 Maret 2025.

Pimpinan Dayah Insani Qur’ani, Ustaz H Muzakkir Zulkifli, menyampaikan bahwa keberadaan Syekh Abdul Qadir memberikan pengalaman istimewa bagi para santri dalam memperdalam ilmu Qira’at.

“Daurah tahun ini sangat istimewa karena Syekh Abdul Qadir Al-Ausiy, seorang ulama Qira’at dari Mesir, memberikan Talaqqi Musyafahah kepada santri IQ,” ujar Ustaz Muzakkir, Jumat.

Program Ramadhan Qur’anic Camp merupakan agenda tahunan yang diwajibkan bagi santri kelas 5, namun juga terbuka untuk santri dari tingkat lainnya. Kegiatan ini dirancang untuk memperdalam hafalan dan pemahaman Al-Qur’an serta meningkatkan kualitas ibadah harian selama Ramadan.

“Dalam program ini, para santri mengikuti halaqah tahfizh intensif dengan tiga sesi tahfizh, muraja’ah, qiyamul lail berjamaah, serta kajian keislaman lainnya. Mereka juga berpartisipasi dalam buka puasa bersama, salat tarawih, dan pembinaan kedisiplinan melalui sistem absen malam serta pembagian snack,” jelas Ustaz Muzakkir.

Selain penguatan hafalan, program ini juga bertujuan membentuk karakter santri agar memiliki pemahaman mendalam terhadap Al-Qur’an dan mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap program ini dapat melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an yang tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga memiliki pemahaman yang mendalam serta berakhlak mulia,” tambahnya.

Pada tahun sebelumnya, 29 santri berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz selama program berlangsung. Tahun ini, diharapkan lebih banyak santri yang mencapai target tersebut.

Dalam sesi khusus bersama santri, Syekh Abdul Qadir menekankan pentingnya belajar Al-Qur’an langsung dari guru. Ia mengutip petuah Imam Syafi’i yang menyatakan bahwa ilmu hanya dapat diperoleh dengan enam hal: kecerdasan, semangat, kesungguhan, bekal, bimbingan guru, dan waktu yang lama.

“Tujuan turunnya Al-Qur’an bukan untuk memecah gunung atau melubangi bumi, tetapi untuk memberikan hidayah bagi umat manusia,” ujar Syekh Abdul Qadir.

Para santri terlihat sangat antusias mengikuti sesi perbaikan bacaan Surah Al-Fatihah yang dipandu langsung oleh Syekh Abdul Qadir. Dengan teliti, ia membimbing, mengoreksi makhraj, dan memastikan setiap bacaan sesuai dengan kaidah tajwid yang benar.

Kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi santri untuk belajar langsung dari pakar Qira’at ‘Asyarah, sehingga mereka dapat memperbaiki dan menyempurnakan bacaan Al-Qur’an mereka.

Dengan adanya program ini, Dayah Insani Qur’ani semakin berkomitmen mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya hafal, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Pemkot Bandung Gandeng UTB Cetak SDM Unggul Berdaya Saing Global
KPK Tekankan Penguatan Integritas Pimpinan BRIN di Tengah Risiko Korupsi Sektor Riset
Gubernur Bobby Nasution Serahkan Tali Asih untuk Atlet Sumut Peraih 30 Medali SEA Games 2025
KPK Serahkan Aset Rampasan Senilai Rp3,88 M ke Kementerian PU untuk Proyek Jalan Tol
KPK Tekankan Peran Strategis Perempuan dalam Pemberantasan Korupsi
Mantan Direktur DSI Ditahan Bareskrim, Penyidikan Kasus Terus Berlanjut
komentar
beritaTerbaru