161 Tim Mahasiswa Ramaikan Lomba Artikel Populer Program Pemprov Jateng
Semarang (buseronline.com) Sebanyak 161 tim mahasiswa dari 32 perguruan tinggi mengikuti lomba penulisan artikel populer tentang program P
Kesehatan 7 menit lalu
Jakarta (buseronline.com) - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menyatakan bahwa Indonesia tengah menghadapi peluang besar di sektor pupuk global, menyusul terganggunya jalur distribusi internasional, khususnya di Selat Hormuz.
Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar mengungkapkan bahwa sekitar sepertiga distribusi pupuk dunia melewati Selat Hormuz, dengan sebagian besar pasokan berasal dari kawasan tersebut. Gangguan yang terjadi di wilayah itu berdampak signifikan terhadap pasokan pupuk global, terutama urea.
"Kondisi ini membuat banyak negara kini membutuhkan pasokan urea dari Indonesia. Kita merupakan salah satu produsen urea terbesar di dunia," ujarnya dalam keterangan tertulis dilansir dari laman Kementan.
Baca Juga: Kementan Pastikan Kesiapan Penuh Dukung Program Makan Bergizi GratisIa menyebutkan sejumlah negara telah menjalin komunikasi dengan pemerintah Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pupuk mereka, di antaranya India, Filipina, dan Australia.
"Pemerintah India sudah menghubungi kami. Saya juga menerima surat dari pemerintah Filipina dan Australia. Mereka siap membeli dengan harga berapapun," kata Sudaryono.
Seiring meningkatnya permintaan global, pemerintah membatalkan rencana penutupan sejumlah pabrik pupuk dalam negeri. Menurut Sudaryono, tingginya kebutuhan pasar internasional membuka peluang ekspor yang lebih luas bagi Indonesia.
Baca Juga: Ekspor CPO Awal 2026 Menguat, Raih Nilai US$4,69 M"Pabrik-pabrik yang sebelumnya direncanakan untuk ditutup kini tetap beroperasi karena permintaan yang sangat tinggi," jelasnya.
Lebih lanjut, Sudaryono mengungkapkan bahwa perkembangan tersebut telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto, termasuk adanya potensi komunikasi dari sejumlah pemimpin negara terkait kebutuhan pupuk.
Dalam setahun ke depan, Pupuk Indonesia Holding Company menargetkan ekspor pupuk mencapai 1,5 juta ton. Meski demikian, pemerintah memastikan bahwa kebutuhan pupuk bagi petani dalam negeri tetap menjadi prioritas utama.
"Kebutuhan pupuk petani di dalam negeri akan tetap dipenuhi terlebih dahulu sebelum ekspor dilakukan," tegasnya. (R)
Semarang (buseronline.com) Sebanyak 161 tim mahasiswa dari 32 perguruan tinggi mengikuti lomba penulisan artikel populer tentang program P
Kesehatan 7 menit lalu
Jepara (buseronline.com) Perempuan muda didorong untuk memiliki literasi digital, ketahanan mental, dan pemahaman hukum di tengah pesatnya
Pendidikan satu jam lalu
Surabaya (buseronline.com) Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat penetapan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) untuk program penge
Ekonomi 2 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Pemerintah terus memperkuat langkah pemberantasan mafia pangan dengan melakukan pembenahan menyeluruh pada siste
Hukum & Peristiwa 3 jam lalu
San Siro (buseronline.com) AC Milan menutup perjalanan mereka di Serie A musim 2025/2026 dengan hasil pahit usai kalah 12 dari Cagliari p
Olahraga 4 jam lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memberikan penjelasan terkait anggaran pembangunan Tower B Ruma
Kesehatan 4 jam lalu
Roma (buseronline.com) Juventus dipastikan gagal tampil di Liga Champions musim depan setelah hanya bermain imbang 22 melawan Torino pada
Olahraga 5 jam lalu
London (buseronline.com) Sunderland menutup musim Premier League 2025/2026 dengan manis setelah menaklukkan Chelsea 21 pada laga pekan te
Olahraga 6 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Program swasembada pangan dan capaian pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Tengah pada 2026 mendapat apresiasi dari
Ekonomi 7 jam lalu
Cermica (buseronline.com) Villarreal CF menutup musim La Liga dengan gemilang setelah menghancurkan Atltico Madrid dengan skor telak 5
Olahraga 7 jam lalu