Pisah Sambut Kajari Tarutung, Pemkab Taput Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi
Tarutung (buseronline.com) Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menggelar acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri Tarutung dari Dedy Fri
Regional 3 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menyatakan bahwa Indonesia tengah menghadapi peluang besar di sektor pupuk global, menyusul terganggunya jalur distribusi internasional, khususnya di Selat Hormuz.
Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar mengungkapkan bahwa sekitar sepertiga distribusi pupuk dunia melewati Selat Hormuz, dengan sebagian besar pasokan berasal dari kawasan tersebut. Gangguan yang terjadi di wilayah itu berdampak signifikan terhadap pasokan pupuk global, terutama urea.
"Kondisi ini membuat banyak negara kini membutuhkan pasokan urea dari Indonesia. Kita merupakan salah satu produsen urea terbesar di dunia," ujarnya dalam keterangan tertulis dilansir dari laman Kementan.
Baca Juga: Kementan Pastikan Kesiapan Penuh Dukung Program Makan Bergizi GratisIa menyebutkan sejumlah negara telah menjalin komunikasi dengan pemerintah Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pupuk mereka, di antaranya India, Filipina, dan Australia.
"Pemerintah India sudah menghubungi kami. Saya juga menerima surat dari pemerintah Filipina dan Australia. Mereka siap membeli dengan harga berapapun," kata Sudaryono.
Seiring meningkatnya permintaan global, pemerintah membatalkan rencana penutupan sejumlah pabrik pupuk dalam negeri. Menurut Sudaryono, tingginya kebutuhan pasar internasional membuka peluang ekspor yang lebih luas bagi Indonesia.
Baca Juga: Ekspor CPO Awal 2026 Menguat, Raih Nilai US$4,69 M"Pabrik-pabrik yang sebelumnya direncanakan untuk ditutup kini tetap beroperasi karena permintaan yang sangat tinggi," jelasnya.
Lebih lanjut, Sudaryono mengungkapkan bahwa perkembangan tersebut telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto, termasuk adanya potensi komunikasi dari sejumlah pemimpin negara terkait kebutuhan pupuk.
Dalam setahun ke depan, Pupuk Indonesia Holding Company menargetkan ekspor pupuk mencapai 1,5 juta ton. Meski demikian, pemerintah memastikan bahwa kebutuhan pupuk bagi petani dalam negeri tetap menjadi prioritas utama.
"Kebutuhan pupuk petani di dalam negeri akan tetap dipenuhi terlebih dahulu sebelum ekspor dilakukan," tegasnya. (R)
Tarutung (buseronline.com) Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menggelar acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri Tarutung dari Dedy Fri
Regional 3 jam lalu
Riau (buseronline.com) Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengapresiasi kerja sama berbagai pihak dalam menangani kebakaran huta
Regional 8 jam lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendorong generasi muda, khususnya mahasiswa, tidak hanya menja
Pendidikan 8 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI memastikan proses pembelajaran bagi murid di wilay
Pendidikan 8 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Polri memperkuat langkah pencegahan dan penindakan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah ancam
Hukum & Peristiwa 9 jam lalu
Maumere (buseronline.com) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat yang terda
Kesehatan 9 jam lalu
Maumere (buseronline.com) Polri bersama unsur terkait mengevakuasi dua warga terdampak gempa bumi di Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nus
Hukum & Peristiwa 10 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Kesulitan anak dalam menulis tidak selalu disebabkan oleh rasa malas. Anak yang menangis saat diminta menulis, m
Pendidikan 11 jam lalu
Barcelona (buseronline.com) Real Madrid meraih kemenangan dramatis saat bertandang ke markas Espanyol pada pekan kedua La Liga 2026/2027,
Olahraga 11 jam lalu
Munich (buseronline.com) Bayern Muenchen berhasil mempertahankan gelar DFL Supercup setelah menundukkan Borussia Dortmund dengan skor 21,
Olahraga 12 jam lalu