Sabtu, 24 Oktober 2026

Mendikdasmen: Deep Learning Kunci Peningkatan Kualitas Pendidikan Indonesia

Rabu, 19 Februari 2025 11:42 WIB
Mendikdasmen: Deep Learning Kunci Peningkatan Kualitas Pendidikan Indonesia
Menteri Abdul Mu’ti menyampaikan materi tentang deep learning di seminar UHAMKA, Jakarta, Senin (17/2/2025). (Dok/Kemendikdasmen)
Jakarta (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan pentingnya penerapan pendekatan deep learning untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Hal ini disampaikan dalam seminar bertajuk "Implementasi Deep Learning dalam Rangka Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua," yang diadakan di Auditorium Universitas Muhammadiyah Prof Dr HAMKA (UHAMKA), Jakarta, pada Senin.

Menteri Mu’ti menjelaskan bahwa deep learning adalah pendekatan pembelajaran yang berfokus pada pemahaman mendalam dan penerapan konsep secara lebih baik.

Ia menegaskan bahwa deep learning tidak hanya sebatas menghafal atau mengerjakan soal ujian, tetapi mengajak siswa untuk memahami konsep secara menyeluruh dan menghubungkannya dengan disiplin ilmu lain serta kehidupan nyata.

“Kami ingin menciptakan pembelajaran yang tidak hanya mindful, meaningful, dan joyful, tetapi juga dapat membawa perubahan nyata dalam kualitas pendidikan di Indonesia,” ujar Menteri Mu’ti.

Ia menambahkan bahwa dengan penerapan deep learning, pendidikan di Indonesia diharapkan dapat menjadi lebih maju dan mampu menghasilkan generasi yang lebih kritis dan mampu memecahkan masalah.

Mendikdasmen juga menjelaskan bahwa deep learning mendorong siswa untuk mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi, seperti pemecahan masalah dan kolaborasi, serta menemukan makna dari apa yang dipelajari.

Pendekatan ini diyakini dapat mendorong siswa untuk berpikir lebih kritis dan menghubungkan materi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari.

Dalam penerapannya, deep learning mengutamakan proses kognitif yang mendalam, di mana siswa memproses informasi secara lebih mendalam dan mengaitkannya dengan pengalaman sebelumnya, sesuai dengan prinsip-prinsip psikologi kognitif yang sudah terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

Rektor UHAMKA, Gunawan Suryoputro, dalam kesempatan yang sama menyampaikan pentingnya bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pendidikan, termasuk mahasiswa, dosen, kepala sekolah, dan guru, untuk memahami dan menerapkan konsep deep learning.

Ia berharap seminar ini dapat memberikan wawasan yang lebih dalam kepada peserta agar dapat mengimplementasikan pendekatan ini dengan lebih efektif di sekolah-sekolah.

“Semoga implementasi deep learning ini dapat membawa perubahan positif bagi kualitas pendidikan di Indonesia,” tutup Gunawan. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
KPK Hibahkan Aset Rampasan Korupsi Rp9,65 Miliar ke Pemprov DKI, Bakal Jadi Pos Damkar
Peringati HUT ke-75 Humas Polri, 100 Orang Ikuti Donor Darah Serentak
Diskominfo Toba Hadiri Workshop Penguatan Kehumasan Pemerintah Daerah se-Sumut
Pemkab Tapanuli Utara Usulkan Tiga Ruas Jalan Provinsi Sepanjang 76 Km Jadi Jalan Nasional
Prabowo Targetkan Penyaluran Kredit Rakyat Rp400 Triliun pada 2027, Petani dan Nelayan Jadi Sasaran
Pemprov Sumut Ingatkan ASN Waspadai Investasi Bodong dan Judi Online
komentar
beritaTerbaru