Sabtu, 23 Mei 2026

Kemendikdasmen Tegaskan Komitmen Ciptakan Pendidikan Bebas Kekerasan

Senin, 06 Januari 2025 06:04 WIB
Kemendikdasmen Tegaskan Komitmen Ciptakan Pendidikan Bebas Kekerasan
Mendikdasmen, Abdul Mu ti, menyampaikan komitmen Kemendikdasmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas kekerasan dalam Taklimat Media Akhir Tahun 2024. (Dok/Kemendikdasmen)
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kembali menegaskan komitmennya untuk menciptakan sistem pendidikan yang inklusif, aman, dan bebas dari kekerasan. Hal ini disampaikan dalam Taklimat Media Akhir Tahun 2024 yang digelar di Jakarta, Selasa (31/12/2024).

Dalam acara tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menekankan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang nyaman bagi perkembangan anak-anak Indonesia. “Kami terus berkomitmen menangani masalah kekerasan dan bullying di sekolah secara serius. Tidak ada tempat bagi kekerasan dalam dunia pendidikan,” tegasnya.

Sebagai langkah nyata, Kemendikdasmen telah membentuk 27 Satgas di tingkat provinsi dan 448 Satgas di tingkat kabupaten/kota untuk menangani kasus kekerasan. Selain itu, sebanyak 406.000 satuan pendidikan telah memiliki tim pencegahan dan penanganan kekerasan.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Nunuk Suryani, mengungkapkan bahwa pelatihan pencegahan kekerasan bagi guru telah dilakukan, melibatkan lebih dari 1.264 guru kelas dan guru Bimbingan Konseling (BK). "Pelatihan ini akan terus diperluas agar lebih banyak guru memiliki keterampilan menangani kasus kekerasan di sekolah," jelasnya.

Selain fokus pada penanganan kekerasan, Kemendikdasmen juga memperkenalkan Program Makan Bergizi Gratis untuk meningkatkan kesejahteraan siswa. Program ini bertujuan mendukung pendidikan karakter dengan menanamkan nilai kebersamaan, disiplin, dan tanggung jawab melalui kegiatan makan bersama.

“Pendidikan tidak hanya soal akademik, tetapi juga mencakup kesejahteraan fisik dan mental siswa. Kami ingin menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” tambah Menteri Mu’ti.

Kemendikdasmen optimistis, melalui berbagai program dan kebijakan yang dijalankan, pendidikan di Indonesia akan semakin inklusif, aman, dan berkualitas. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Wakil Kepala BGN Tinjau Pelaksanaan Program MBG di SMAN 28 Jakarta
Presiden Prabowo Bahas Antisipasi Krisis Ekonomi Bersama Tokoh Ekonomi Nasional
Taput Jadi Percontohan Nasional Digitalisasi Bansos, 510 Agen Ikuti Bimtek dan ToT
Wakil Bupati Taput Buka Rapat Pemaparan Rencana Aksi OPD 2026-2029
Kakorlantas Polri Tekankan Keselamatan Logistik dan Target Zero ODOL 2027 di Munas Aptrindo
Rakernis Densus 88 Bahas Ancaman Terorisme Digital, Tekankan Pencegahan dan Literasi Masyarakat
komentar
beritaTerbaru