Jumat, 10 April 2026

Kementerian Pendidikan Dorong Penguatan Karakter Generasi Emas Lalui Catur Pusat Pendidikan

Sabtu, 21 Desember 2024 09:16 WIB
Kementerian Pendidikan Dorong Penguatan Karakter Generasi Emas Lalui Catur Pusat Pendidikan
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, membuka Seminar Kolaborasi bertema Catur Pusat Pendidikan dalam Penguatan Karakter Generasi Emas di Bandung. (Dok/Kemendikdasmen)
Bandung (buseronline.com) - Dalam rangka memperkuat karakter dan moral generasi muda Indonesia, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Pusat Penguatan Karakter menyelenggarakan Seminar Kolaborasi bertema Catur Pusat Pendidikan dalam Penguatan Karakter Generasi Emas secara Holistik dan Integratif.

Acara ini berlangsung di Bandung, Rabu, bekerja sama dengan organisasi masyarakat Persatuan Islam Istri (Persistri).

Seminar tersebut dibuka Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat yang menekankan pentingnya catur pusat pendidikan sebagai fondasi utama penguatan karakter bangsa.

“Tujuan pendidikan adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan menghasilkan manusia yang beramal, bertakwa, dan tentunya memiliki karakter yang kuat. Ini menjadi prioritas kita bersama,” ujar Wamen Atip dalam sambutannya.

Wamen Atip juga menyampaikan bahwa upaya percepatan hadirnya generasi muda berkarakter kuat merupakan salah satu pesan utama dari Presiden. "Hal ini diwujudkan melalui penerapan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat yang menjadi panduan dalam membangun generasi emas," tambahnya.

Kepala Pusat Penguatan Karakter, Rusprita Putri Utami menjelaskan konsep Catur Pusat Pendidikan sebagai kerangka kerja holistik yang melibatkan rumah, sekolah, masyarakat, dan media sosial.

“Rumah adalah lingkungan utama dalam pendidikan, tempat orang tua menanamkan nilai dan membentuk karakter anak. Sekolah menjadi pendidikan formal yang melengkapi. Masyarakat adalah ruang sosial yang lebih luas, sementara media sosial harus dioptimalkan sebagai sumber informasi yang aman dan nyaman,” kata Rusprita.

Seminar ini bertujuan untuk mengimplementasikan penguatan karakter melalui pembinaan ketahanan keluarga dan pengasuhan, mengoptimalkan peran keluarga sebagai aset utama pembentukan karakter. Kebijakan pendidikan juga menjadi fokus dalam upaya mencegah kekerasan di era digital.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan generasi muda Indonesia dapat tumbuh menjadi individu yang cerdas, bermoral, dan berkarakter kuat, sejalan dengan cita-cita pendidikan nasional. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Pelaksanaan TKA SMP di Banten Lancar, Wamendikdasmen Apresiasi Sekolah
1,8 Juta Lebih Siswa Ikuti Hari Pertama TKA SMP, Pelaksanaan Berjalan Lancar
TKA SMP/MTs Digelar, Siswa SMPLB Tunjukkan Antusiasme Tinggi
Dedi Mulyadi Dukung Pembangunan Fakultas Kedokteran UIN Bandung, Syaratkan Akses Gratis bagi Warga Miskin
Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Campak bagi Nakes Usai Perluasan Indikasi untuk Dewasa
Puluhan Suspek Campak Ditemukan, Pemkab Rembang Tingkatkan Kewaspadaan
komentar
beritaTerbaru