Senin, 01 Juni 2026

Presiden Prabowo Resmikan Terowongan Silaturahim, Wujud Nyata Toleransi Beragama

Sabtu, 14 Desember 2024 06:31 WIB
Presiden Prabowo Resmikan Terowongan Silaturahim, Wujud Nyata Toleransi Beragama
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Terowongan Silaturahim di halaman Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (12 /12/2024). (Dok/BPMI Setpres)
Jakarta (buseronline.com) - Presiden Prabowo Subianto meresmikan Terowongan Silaturahim, sebuah jalur penghubung antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral di Jakarta, pada Kamis.

Peresmian yang digelar di halaman Masjid Istiqlal ini menjadi momen penting dalam memperkuat kerukunan antarumat beragama di Indonesia.

“Hari ini saya sangat bergembira menghadiri peresmian Terowongan Silaturahim antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral,” ujar Presiden dalam sambutannya.

Terowongan sepanjang 34 meter dengan kedalaman 6 meter ini dirancang untuk memudahkan akses jemaah kedua rumah ibadah. Presiden menyebut terowongan tersebut sebagai simbol toleransi dan persatuan dalam keberagaman.

“Perbedaan tidak boleh menjadi sekat pemisah. Sebaliknya, perbedaan adalah kekayaan dan kekuatan kita untuk bersama membangun Indonesia,” tegasnya.

Proyek ini dibangun pada 2020 hingga 2021 dengan nilai investasi sebesar Rp39 M. Terowongan ini juga dilengkapi fasilitas aksesibilitas bagi penyandang disabilitas serta galeri diorama yang menggambarkan sejarah toleransi antarumat beragama di Indonesia.

Menteri Agama Nasaruddin Umar, dalam laporannya, menyampaikan bahwa pembangunan terowongan ini merupakan arahan Presiden pada 2020. Filosofinya adalah mengingatkan pentingnya harmoni dan toleransi antarumat beragama.

“Di dalam terowongan ini terdapat galeri diorama yang menceritakan hubungan toleransi antarumat beragama, khususnya antara pengurus Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral,” jelas Nasaruddin.

Acara ini dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, tokoh nasional, dan pemuka lintas agama dari berbagai kepercayaan, termasuk Kristen, Hindu, dan Konghucu.

Presiden Prabowo mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan demi mencapai perdamaian dan kesejahteraan bangsa. “Hanya dengan perdamaian, kita bisa menjadi negara yang adil dan makmur,” tutupnya. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Polrestabes Medan Ungkap 136 Kendaraan Diduga Hasil Kejahatan Disimpan di 8 Gudang
Pemprov Sumut Catat Kemajuan Signifikan Sektor Kesehatan Sepanjang 2025
Kasus Whip Pink Diusut, Bareskrim Bidik Konsumen Gas N2O dari Kalangan Selebgram
Mendikdasmen Tinjau Persiapan Sekolah Terintegrasi di Teluk Bintuni
Menag Ajak Umat Buddha Jadikan Waisak Momentum Menjaga Perdamaian Dunia
PSG Juara Liga Champions 2025/2026 Setelah Tundukkan Arsenal Lewat Adu Penalti
komentar
beritaTerbaru