Jumat, 23 Oktober 2026

Menkes Budi: Deteksi Dini Kanker Payudara Kunci Selamatkan Perempuan Usia 40 Tahun ke Atas

Jumat, 13 Desember 2024 11:37 WIB
Menkes Budi: Deteksi Dini Kanker Payudara Kunci Selamatkan Perempuan Usia 40 Tahun ke Atas
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melakukan pengecekan alat mamografi di RSUD Bahteramas, Kendari, pada Sabtu (7/12/2024). (Dok/Kemenkes)
Kendari (buseronline.com) - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin melakukan kunjungan kerja ke RSUD Bahteramas Sulawesi Tenggara pada Sabtu.

Kunjungan ini bertujuan untuk memeriksa kondisi alat kesehatan yang diterima rumah sakit tersebut melalui program Strengthening Indonesia’s HealthCare Referral Network (SIHREN), termasuk alat mamografi yang diberikan pada tahun 2023 untuk deteksi dini kanker payudara.

Dalam kesempatan tersebut, Menkes Budi menegaskan bahwa kanker payudara masih menjadi penyebab utama kematian bagi perempuan Indonesia, terutama karena keterlambatan dalam deteksi.

"Kanker payudara banyak menyebabkan kematian karena diketahui terlambat, setelah stadium tiga atau empat. Padahal, jika terdeteksi pada stadium satu atau dua, peluang hidupnya sangat tinggi," ungkap Menkes Budi.

Menkes Budi juga menekankan pentingnya deteksi dini, terutama bagi perempuan yang berusia di atas 40 tahun, yang akan menjadi target utama dalam program skrining kesehatan yang melibatkan mamografi.

"Deteksi dini akan meningkatkan tingkat kesembuhan, dan skrining kanker payudara akan menjadi bagian dari program kesehatan untuk perempuan usia di atas 40 tahun," kata Menkes Budi.

Selain itu, Menkes Budi mengungkapkan bahwa deteksi dini kanker payudara dapat dilakukan di fasilitas kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas, dengan menggunakan alat USG.

"Saya juga sudah berbicara dengan kolegium, agar kemampuan untuk memeriksa kanker payudara menggunakan USG ini bisa diperluas ke dokter umum di puskesmas," tambahnya.

Penyintas kanker payudara, Ni Kadek Mulyati, yang juga hadir dalam kunjungan tersebut, mengajak perempuan di Indonesia untuk tidak ragu melakukan skrining kanker payudara sedini mungkin. "Mari kita memeriksakan diri sejak dini untuk mengetahui apakah ada penyakit yang tidak kita ketahui," imbaunya.

RSUD Bahteramas telah memanfaatkan alat mamografi dari Kemenkes untuk pemeriksaan pasien medical check-up.

Dr Albertus Varera SpRad, dokter yang menerima manfaat alat mamografi tersebut, melaporkan bahwa hasil pemeriksaan mamografi pada enam pasien menunjukkan kondisi normal.

Melalui upaya ini, Menkes Budi berharap deteksi dini kanker payudara bisa lebih mudah diakses oleh perempuan di Sulawesi Tenggara, serta meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Peringati HUT ke-75 Humas Polri, 100 Orang Ikuti Donor Darah Serentak
Diskominfo Toba Hadiri Workshop Penguatan Kehumasan Pemerintah Daerah se-Sumut
Pemkab Tapanuli Utara Usulkan Tiga Ruas Jalan Provinsi Sepanjang 76 Km Jadi Jalan Nasional
Prabowo Targetkan Penyaluran Kredit Rakyat Rp400 Triliun pada 2027, Petani dan Nelayan Jadi Sasaran
Pemprov Sumut Ingatkan ASN Waspadai Investasi Bodong dan Judi Online
Pemprov Sumut Berikan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada 21.119 Pekerja Rentan
komentar
beritaTerbaru