Sabtu, 11 April 2026

Indonesia Aktif Berpartisipasi dalam SEAMEO High Officials Meeting ke-47 di Bangkok

Minggu, 01 Desember 2024 09:42 WIB
Indonesia Aktif Berpartisipasi dalam SEAMEO High Officials Meeting ke-47 di Bangkok
Pertemuan tingkat pejabat tinggi kementerian pendidikan negara SEAMEO ke-47 (SEAMEO High Officials Meeting) telah diselenggarakan di Bangkok. (Dok/Kemendikdasmen)
Bangkok (buseronline.com) - Pertemuan Tingkat Pejabat Tinggi Kementerian Pendidikan Negara SEAMEO (SEAMEO High Officials Meeting) ke-47 berlangsung pada 26 hingga 28 November 2024 di Bangkok, Thailand.

Kepala Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Irsyad Zamjani, turut berpartisipasi dalam pertemuan tersebut untuk memaparkan kebijakan pendidikan Indonesia yang sejalan dengan tujuh area prioritas SEAMEO.

Pada kesempatan tersebut, Irsyad menjelaskan bahwa kebijakan pendidikan nasional Indonesia mendukung berbagai inisiatif yang bertujuan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara.

Beberapa program yang disampaikan antara lain penguatan pendidikan anak usia dini, pendidikan inklusif, ketahanan terhadap bencana, serta promosi pendidikan vokasi dan kewirausahaan.

Indonesia juga meraih sejumlah penghargaan di bidang pendidikan dalam ajang ini. Di antaranya adalah MTs Negeri 2 Surakarta yang meraih juara 2 dalam SEAMEO-Japan ESD Award 2024 melalui proyek Green School Program and Organic Waste Segregation.

Selain itu, Hafiz Anshari, guru dari SMAN 1 Kelumpang Hilir, juga meraih juara 2 dalam Ki Hajar Dewantara Award 2024 berkat proyeknya yang berjudul Enhancing Physics Learning Through Differentiated Automation-Enhanced Inquiry (DAPI) Model.

SD Negeri 2 Landasan Ulin Barat juga berhasil meraih grant sebesar USD 3000 dalam Promotion of Well-being in Schools in Southeast Asia Award melalui proyek Healthy and Sustainable Lunch Program.

Selain sesi utama, terdapat beberapa side events yang turut digelar. Salah satunya adalah pertemuan konsultasi program Future4Girls yang bertujuan meningkatkan pembelajaran dan keterampilan bagi anak perempuan melalui pendekatan pendidikan yang transformatif gender.

Sesi lainnya membahas penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam pendidikan, dengan fokus pada kebijakan untuk mendukung pemanfaatan teknologi ini secara aman dan efektif.

Pada 28 November 2024, Irsyad Zamjani juga mewakili Indonesia dalam sesi panel Policy Dialogue on Supporting Out-of-School Children and Youth (OOSCY).

Dalam sesi ini, Indonesia memaparkan berbagai upaya untuk mengatasi masalah anak-anak dan remaja yang putus sekolah, termasuk melalui program pendidikan wajib 13 tahun yang dimulai pada 2025 dan berbagai dukungan bagi kelompok rentan seperti beasiswa, pendidikan non-formal, dan layanan pendidikan di daerah terpencil.

Pertemuan ini menunjukkan komitmen Indonesia dalam memperkuat kerja sama pendidikan regional serta upayanya untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di Asia Tenggara. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Pelaksanaan TKA SMP di Banten Lancar, Wamendikdasmen Apresiasi Sekolah
1,8 Juta Lebih Siswa Ikuti Hari Pertama TKA SMP, Pelaksanaan Berjalan Lancar
TKA SMP/MTs Digelar, Siswa SMPLB Tunjukkan Antusiasme Tinggi
Dedi Mulyadi Dukung Pembangunan Fakultas Kedokteran UIN Bandung, Syaratkan Akses Gratis bagi Warga Miskin
Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Campak bagi Nakes Usai Perluasan Indikasi untuk Dewasa
Puluhan Suspek Campak Ditemukan, Pemkab Rembang Tingkatkan Kewaspadaan
komentar
beritaTerbaru