Sabtu, 11 April 2026

Gamelan Diperkenalkan di Mesir Melalui Aplikasi Android

Senin, 07 Oktober 2024 10:32 WIB
Gamelan Diperkenalkan di Mesir Melalui Aplikasi Android
Atdikbud KBRI Kairo, Abdul Muta ali bersama Noha Gharib saat meluncurkan aplikasi "Bersama Melestarikan Warisan Dunia Gamelan Jawa" di Kairo, Jumat (27/9/2024). (Dok/Kemendikbudristek)
Kairo (buseronline.com) - Dalam upaya memperkenalkan kebudayaan Indonesia di era revolusi industri 4.0, Kemendikbudristek berkolaborasi dengan mahasiswa Mesir, Noha Gharib, untuk mengembangkan aplikasi digital pengenalan alat musik gamelan. Aplikasi berbasis Android ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat global tentang kebudayaan Indonesia.

Atdikbud KBRI Kairo, Abdul Muta ali, menjelaskan bahwa minat masyarakat Mesir terhadap kebudayaan Indonesia semakin meningkat, khususnya setelah dibukanya program studi Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar Asy Syarif Cairo. “Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah peserta dalam program Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) di Pusat Kebudayaan Indonesia (PUSKIN),” ujarnya dalam pertemuan dengan Noha, Jumat.

Noha Gharib, yang merupakan penerima beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) program S2 di Universitas Negeri Yogyakarta, menyatakan kebanggaannya bisa berkolaborasi dalam pengembangan aplikasi yang diberi nama “Bersama Melestarikan Warisan Dunia Gamelan Jawa.” “Saya sangat mencintai kebudayaan Indonesia. Saya berharap aplikasi ini dapat lebih membumikan gamelan di masyarakat lokal Mesir,” katanya, sambil berharap untuk melanjutkan studi Doktoral di Indonesia.

PUSKIN, yang berlokasi di KBRI Kairo, juga menyediakan program pembelajaran silat dan tari tradisional Indonesia. Muta ali menambahkan, “Dengan adanya program pembelajaran gamelan, kami berharap dapat menambah wawasan tentang Nusantara bagi peserta PUSKIN internasional. Kami juga akan memastikan aplikasi ini dapat diunduh secara luas di Google Playstore“. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
Tags
beritaTerkait
Pelaksanaan TKA SMP di Banten Lancar, Wamendikdasmen Apresiasi Sekolah
1,8 Juta Lebih Siswa Ikuti Hari Pertama TKA SMP, Pelaksanaan Berjalan Lancar
TKA SMP/MTs Digelar, Siswa SMPLB Tunjukkan Antusiasme Tinggi
Dedi Mulyadi Dukung Pembangunan Fakultas Kedokteran UIN Bandung, Syaratkan Akses Gratis bagi Warga Miskin
Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Campak bagi Nakes Usai Perluasan Indikasi untuk Dewasa
Puluhan Suspek Campak Ditemukan, Pemkab Rembang Tingkatkan Kewaspadaan
komentar
beritaTerbaru