Sabtu, 11 April 2026

Kemendikbudristek Gelar Festival Literasi di Kudus

Senin, 16 September 2024 04:18 WIB
Kemendikbudristek Gelar Festival Literasi di Kudus
Pelaksana Harian Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Anang Ristanto memberikan sambutan pada Festival Literasi 2024 yang diselenggarakan di Kudus, Sabtu (14/9/2024).
Kudus (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (BKHM) menyelenggarakan Festival Literasi 2024 di Kabupaten Kudus, Sabtu.

Acara ini bertemakan “Literasi, Media Sosial, dan Antikekerasan” dan bertujuan untuk mengedukasi generasi muda mengenai pentingnya bijak dalam bermedia sosial serta menolak kekerasan.

Pelaksana harian (Plh) Kepala BKHM, Anang Ristanto, menjelaskan bahwa di era digital saat ini, literasi sangat krusial.

“Informasi tersebar luas melalui berbagai platform, termasuk media sosial. Tanpa literasi yang memadai, pengguna rentan terjebak dalam penyebaran hoaks dan misinformasi,” ujarnya dalam sambutannya.

Anang menambahkan bahwa literasi digital yang baik dapat membantu pengguna media sosial menjadi lebih kritis dan bertanggung jawab dalam menerima dan menyebarkan informasi. Hal ini penting untuk mencegah dampak negatif seperti berita bohong dan perundungan maya.

Penjabat Bupati Kudus, Muhamad Hasan Chabibie, mengungkapkan keprihatinan mengenai rendahnya minat baca di Indonesia yang menurut data UNESCO hanya 0,001%.

Hasan menegaskan pentingnya membangun kualitas sumber daya manusia dan mencintai literasi di era teknologi saat ini.

“Festival Literasi ini adalah langkah positif untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi di Indonesia,” katanya.

Festival Literasi 2024 juga menyelenggarakan gelar wicara dengan topik “Bijak Bermedia Sosial dalam Mencegah Kekerasan di Satuan Pendidikan” yang menghadirkan pembicara dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus dan penulis buku serta influencer.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 250 peserta, termasuk siswa, guru, dosen, mahasiswa, pengasuh pesantren, dan pegiat sosial. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Pelaksanaan TKA SMP di Banten Lancar, Wamendikdasmen Apresiasi Sekolah
1,8 Juta Lebih Siswa Ikuti Hari Pertama TKA SMP, Pelaksanaan Berjalan Lancar
TKA SMP/MTs Digelar, Siswa SMPLB Tunjukkan Antusiasme Tinggi
Dedi Mulyadi Dukung Pembangunan Fakultas Kedokteran UIN Bandung, Syaratkan Akses Gratis bagi Warga Miskin
Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Campak bagi Nakes Usai Perluasan Indikasi untuk Dewasa
Puluhan Suspek Campak Ditemukan, Pemkab Rembang Tingkatkan Kewaspadaan
komentar
beritaTerbaru