Selasa, 03 November 2026

Wali Kota Bandung Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi Perluas Akses Pendidikan

Selasa, 03 November 2026 16:55 WIB
Wali Kota Bandung Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi Perluas Akses Pendidikan
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dalam kegiatan Pemilihan Ketua FKKS SD Swasta Kota Bandung Periode 2027-2030 di Pendopo Kota Bandung, Jumat (30/10/2026).

Bandung (buseronline.com) - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengajak sekolah swasta untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan bagi seluruh anak di Kota Bandung.

Dilansir dari laman Jabarprov, keberadaan sekolah swasta dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung pemenuhan kebutuhan layanan pendidikan masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Farhan dalam kegiatan Pemilihan Ketua Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKKS) SD Swasta Kota Bandung Periode 2027-2030 di Pendopo Kota Bandung, pada 30 Oktober 2026.

Farhan mengatakan, kebutuhan layanan pendidikan tidak mungkin sepenuhnya dipenuhi melalui penyelenggaraan sekolah negeri. Karena itu, sekolah swasta harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan kesempatan pendidikan kepada seluruh anak.

"Kami berkeyakinan kolaborasi antara pemerintah dan sekolah swasta diperlukan untuk memastikan semakin banyak anak mendapatkan akses pendidikan. Kita membutuhkan sekolah swasta," ujar Farhan.

Ia menyebutkan, Kota Bandung saat ini memiliki 213 SD swasta. Dengan asumsi rata-rata 200 siswa di setiap sekolah, jumlah peserta didik yang dilayani diperkirakan mencapai 40.000 anak.

Menurut Farhan, kontribusi tersebut menunjukkan besarnya peran sekolah swasta dalam mendukung kapasitas layanan pendidikan sekaligus memberikan alternatif pilihan bagi masyarakat.

"Kalau semuanya 100 persen ditanggung pemerintah, sulit bagi kita mencapai target wajib belajar 12 tahun," ungkapnya.

Selain mendorong kolaborasi dengan sekolah swasta, Farhan juga menyoroti persoalan anak tidak sekolah (ATS) yang masih menjadi perhatian Pemerintah Kota Bandung.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, terdapat sekitar 7.800 anak di Kota Bandung yang belum mengakses pendidikan.

Untuk memperluas kesempatan belajar bagi anak-anak tersebut, Pemko Bandung mendukung pengembangan program Sekolah Rakyat. Saat ini, Kota Bandung telah memiliki Sekolah Rakyat sementara yang dikelola Kementerian Sosial.

Selain itu, pemerintah merencanakan pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Gedebage dengan luas lahan mencapai lima hektare melalui dukungan pemerintah pusat.

Farhan menegaskan, upaya memperluas akses pendidikan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur penyelenggara pendidikan. Sekolah negeri, sekolah swasta, dan Sekolah Rakyat harus saling melengkapi dalam memberikan kesempatan belajar kepada masyarakat.

"Oleh karena itu, integrasi sistem sekolah negeri, sekolah swasta, dan sekarang ada Sekolah Rakyat merupakan integrasi yang tidak bisa kita abaikan lagi," tuturnya.

Farhan juga mengapresiasi para kepala sekolah dasar swasta yang selama ini menjalankan tanggung jawab tidak hanya dalam bidang pendidikan dan pengajaran, tetapi juga dalam pengelolaan satuan pendidikan.

Ia berharap FKKS SD Swasta Kota Bandung dapat terus memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah. Dengan demikian, kontribusi sekolah swasta dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar semakin optimal.

Melalui sinergi tersebut, Pemko Bandung berharap semakin banyak anak mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan yang layak sekaligus mendukung pencapaian target wajib belajar 12 tahun. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemko Bandung Siapkan Infrastruktur Logistik Pangan, Ketergantungan Pasokan Luar Daerah Capai 94 Persen
KDM Ajak Warga Jabar Bijak Kelola Keuangan, Hindari Jeratan Pinjol dan Judi Online
Jawa Barat Raih Adibahasa 2026, Indeks Pembangunan Kebahasaan Lampaui Rata-rata Nasional
Revitalisasi Pasar Cijerah Cerah Bandung Tingkatkan Kenyamanan dan Dorong Ekonomi Pedagang
Wagub Erwan Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Sistem Kesehatan Jawa Barat
Piala Soeratin 2026 Berakhir di IKN, ASIOP, Persib Bandung, dan Waamanat Bhintuka FC Raih Gelar Juara
komentar
beritaTerbaru