Kamis, 29 Oktober 2026

Kemendikdasmen Revitalisasi 55.451 Sekolah dalam Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 16:10 WIB
Kemendikdasmen Revitalisasi 55.451 Sekolah dalam Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu’ti dalam konferensi pers Pencapaian Dua Tahun Kemendikdasmen di Plaza Insan Berprestasi, Jakarta, Senin (26/10/2026).
Selain itu, 186.160 pendidik dan tenaga kependidikan menyelesaikan pelatihan pembelajaran mendalam, 53.023 guru mengikuti pelatihan pemrograman dan kecerdasan buatan (AI), serta 114.288 guru mengikuti pelatihan pendidikan inklusif.

Di sisi peserta didik, Program Indonesia Pintar (PIP) pada 2025 menjangkau sekitar 19 juta siswa dengan anggaran Rp13,43 triliun. Pada 2026, program tersebut menargetkan 19,48 juta penerima, termasuk 888.000 anak usia dini. Hingga periode pelaporan, penyaluran telah menjangkau sekitar 13,6 juta siswa.

Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, sebanyak 13,3 juta siswa mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA). Pemerintah juga mengembangkan pembelajaran mendalam dengan prinsip berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.

Pembelajaran pemrograman dan kecerdasan buatan turut diterapkan sebagai mata pelajaran pilihan di 20.167 sekolah. Sementara itu, Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat telah diterapkan di 170.870 sekolah di 38 provinsi sebagai bagian dari penguatan karakter dan pembiasaan perilaku positif.

Pemerintah juga memperluas pemerataan akses pendidikan melalui bantuan operasional pendidikan yang pada 2025 menjangkau 50,43 juta siswa. Angka partisipasi sekolah anak usia 7-18 tahun tercatat mencapai 93,13 persen.

Selain itu, Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) menjangkau 4.616 siswa, sekitar 8,04 juta anak menerima perlengkapan sekolah, dan Kemendikdasmen mendistribusikan 5.538.000 buku bacaan bermutu.

Dari aspek tata kelola, Kemendikdasmen memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan 2025. Realisasi anggaran kementerian mencapai 96,64 persen atau sebesar Rp62,17 triliun.

Kemendikdasmen juga meraih sejumlah penghargaan, di antaranya penghargaan kategori e-Government dalam ajang World Summit on the Information Society (WSIS) 2026 untuk aplikasi Rumah Pendidikan.

Selain itu, kementerian memperoleh Platinum Award AHI 2026, penghargaan Lembaga Pemerintah Populer 2026, serta penghargaan Pengembangan Sepak Bola Terbaik Tahun Ini dari PSSI.

Mendikdasmen Abdul Mu'ti juga menerima penghargaan Tokoh Inovasi Pendidikan Digital TOP.

Berbagai capaian tersebut diharapkan menjadi landasan bagi pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas sarana pendidikan, memperkuat kesejahteraan dan kompetensi guru, serta memperluas kesempatan belajar bagi seluruh peserta didik.

Melalui berbagai program tersebut, Kemendikdasmen menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pendidikan berkualitas yang dapat diakses secara lebih merata oleh masyarakat di seluruh Indonesia. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemendikdasmen Buka Ujian Susulan TKA pada 30 Oktober, Siswa Terdampak Gangguan Jaringan Bisa Ikut
Kemendikdasmen Luncurkan Peta Jalan Pendidikan Multibahasa Asia Tenggara
Kemendikdasmen Gelar Kompetisi Juara Kelas Indonesia, Libatkan Sekolah dari 38 Provinsi
Kemendikdasmen Perkuat Kolaborasi dengan Dewan Pendidikan, Fokus Tingkatkan Mutu Pembelajaran
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Swasembada Pangan Dipercepat dan Produksi Pertanian Meningkat
Kemendikdasmen Latih Guru di Empat Provinsi untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana
komentar
beritaTerbaru