Sabtu, 07 November 2026

Pembelajaran STEM Dorong Siswa Ciptakan Solusi bagi Persoalan Lingkungan

Sabtu, 12 September 2026 17:50 WIB
Pembelajaran STEM Dorong Siswa Ciptakan Solusi bagi Persoalan Lingkungan
Kemendikdasmen RI terus mendorong penerapan pembelajaran berbasis STEM di sekolah.
"Karena saya memiliki ketertarikan pada bidang engineering, saya senang dengan persoalan lingkungan yang bisa saya selesaikan. Ketika menemukan masalah dan kemudian menemukan solusinya, saya merasa senang," ujar Khalisha.

Guru kimia SMA Negeri 2 Surabaya, Bahrul Ulum, mengatakan proyek-proyek tersebut bermula dari kepedulian siswa terhadap kondisi lingkungan di sekitar mereka. Persoalan itu kemudian dikaitkan dengan materi kimia hijau, termasuk prinsip pencegahan limbah.

Menurut Bahrul, pembelajaran berbasis masalah nyata membuat siswa dapat melihat manfaat pengetahuan yang dipelajari sekaligus menumbuhkan rasa memiliki dan ketertarikan terhadap pembelajaran.

Penerapan STEM tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran dapat menjadi lebih bermakna ketika pengetahuan dikaitkan dengan persoalan kehidupan sehari-hari.

Siswa tidak hanya memperoleh pemahaman akademik, tetapi juga belajar mengidentifikasi masalah, mengembangkan gagasan, melakukan eksperimen, dan menciptakan solusi bagi lingkungan di sekitarnya. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
169 Talenta Muda Terima Beasiswa Talenta Indonesia 2026, Siap Lanjutkan Pendidikan Tinggi
Kemendikdasmen Revitalisasi 836 SLB, Prioritaskan Fasilitas Ramah Disabilitas
Kemendikdasmen Dorong Lulusan SMK Isi Peluang Kerja Caregiver di Luar Negeri
ImajiNation 2026 Masuki Babak Final, 6.800 Peserta dari 38 Provinsi Ikuti Kompetisi Koding Visual
Kemendikdasmen Perkuat Kompetensi dan Kesejahteraan Guru di Bulan Guru Nasional 2026
Kemendikdasmen Luncurkan 16 Produk Kebahasaan dan Kesastraan, Perkuat Budaya Literasi
komentar
beritaTerbaru