Jumat, 23 Oktober 2026

427 Siswa Ikuti MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi

Rabu, 02 September 2026 19:10 WIB
427 Siswa Ikuti MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi
Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersama lainnya meninjau ruang kelas Sekolah Rakyat, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi, Senin (31/8/2026).

Bekasi (buseronline.com) - Sebanyak 427 siswa mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi.

Dilansir dari laman Jabarprov, kegiatan tersebut resmi dibuka Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja di Aula Sekolah Rakyat, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi, pada 31 Agustus 2026.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi diperuntukkan bagi anak-anak dari Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi, khususnya mereka yang berasal dari keluarga yang membutuhkan dukungan dalam memperoleh akses pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Asep menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak seluruh anak. Karena itu, kondisi ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi anak untuk mendapatkan pendidikan dan meraih masa depan.

"Pendidikan adalah hak setiap anak bangsa. Tidak boleh ada anak yang kehilangan kesempatan untuk belajar dan meraih masa depannya hanya karena kondisi ekonomi atau keterbatasan yang dihadapinya," ujar Asep.

Menurut Asep, Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun harapan dan mempersiapkan masa depan anak-anak.

Ia meminta para peserta didik mengikuti pendidikan dengan sungguh-sungguh, menghormati guru, menjaga hubungan baik dengan teman, serta tidak berhenti mengejar cita-cita.

"Dari sekolah ini saya yakin akan lahir generasi-generasi hebat yang kelak mampu membawa perubahan bagi keluarganya, bagi daerahnya dan juga bagi bangsa dan negara," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi Alamsyah mengatakan 427 siswa yang mengikuti MPLS berasal dari Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi.

"Jumlah siswa yang akan memulai MPLS hari ini sebanyak 427 siswa, berasal dari Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi," jelas Alamsyah.

Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat menyasar anak-anak yang belum pernah bersekolah maupun anak yang pernah bersekolah tetapi tidak dapat melanjutkan pendidikan.

Program tersebut menggunakan konsep pendidikan berasrama yang diharapkan mampu membentuk kemandirian siswa sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan keluarga.

"Harapannya anak-anak kita setelah itu bisa menjadi agen perubahan untuk meningkatkan derajat ekonomi dan derajat kesehatan keluarga," ujarnya.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Green House Melon Premium di Bekasi Panen Perdana, Hasilkan 160 Buah
Rico Waas Sambangi Sekolah Rakyat di Medan, Kisah Nia dan Danu Jadi Inspirasi
FPK Kabupaten Bekasi Sasar Pelajar SMP, Tanamkan Nilai Kebangsaan dan Nasionalisme
Plt Bupati Bekasi Apresiasi Kehadiran President University Hospital, Diharapkan Perkuat Layanan Kanker dan Jantung
Pemkab Bekasi Targetkan UHC Prioritas Mulai 22 Oktober 2026, Aktivasi JKN Lebih Cepat
Pemkab Bekasi Perkuat Kerja Sama Layanan Kesehatan Lintas Daerah, Pasien Tak Boleh Terlantar
komentar
beritaTerbaru