Bantuan yang diterima akan digunakan untuk mengganti berbagai sarana yang rusak. Selama ini, LKP Sakinah juga membantu anak putus sekolah memperoleh keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi usaha, seperti menjahit dan tata rias pengantin.
"Alhamdulillah dengan adanya bantuan dari
Kemendikdasmen, kami hari ini sudah pelan-pelan bangkit kembali untuk menjalankan kursus ini," ujar Samsinar.
Dukungan serupa diterima LKP Rita di Kabupaten Langkat. Banjir menyebabkan berbagai sarana pembelajaran di lembaga tersebut mengalami kerusakan. Bantuan sebesar Rp50 juta akan digunakan untuk mengganti mesin sekaligus mendukung kegiatan pelatihan masyarakat.
Pimpinan LKP Rita, Dewi Rita, mengatakan bantuan tersebut memberikan semangat bagi lembaganya untuk kembali menjalankan kegiatan pembelajaran.
Menurutnya, LKP menjadi salah satu jalur pendidikan yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh keterampilan dan membangun kemandirian.
"Semoga dengan bantuan ini kami dapat meningkatkan dan mengembalikan kembali sarana sebagai penunjang dalam melaksanakan program kami, dan terus semangat mendidik murid sehingga dapat meningkatkan SDM yang bermanfaat di masyarakat," katanya.
Dewi Rita menambahkan, keberadaan LKP memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan keterampilan dan membuka peluang usaha tanpa harus selalu menempuh pendidikan perguruan tinggi.
"Dengan adanya LKP mereka mampu berkarya walaupun tidak harus dengan berkuliah, sehingga mereka mampu berusaha sendiri," tutupnya. (R)
beritaTerkait
komentar