Magelang (buseronline.com) - Sebanyak 297 warga lanjut usia (lansia) di Kecamatan Magelang Tengah menyelesaikan pembelajaran di Sekolah Lansia. Dilansir dari laman Jatengprov, program tersebut menjadi salah satu upaya membekali lansia agar tetap sehat, mandiri, dan produktif dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Prosesi wisuda Sekolah Lansia se-Kecamatan
Magelang Tengah berlangsung di Gedung Wanita Kota
Magelang, Senin. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMP4KB) Kota
Magelang.
Selama mengikuti program, para peserta mendapatkan pembelajaran melalui kurikulum lansia tangguh. Materi yang diberikan meliputi kesehatan holistik, keagamaan, serta peningkatan kemandirian sosial dan ekonomi.
Perwakilan wisudawan Sekolah Lansia Gelangan, Herdion Suwandi mengatakan pembelajaran dan pendampingan yang diterima memberikan bekal bagi para
lansia untuk menjalani kehidupan secara lebih mandiri dan produktif.
Menurut Herdion, keberlanjutan program menjadi hal penting agar manfaat pembelajaran tidak berhenti setelah para peserta menyelesaikan pendidikan.
"Harapan kami program ini adalah program yang berkelanjutan. Ini adalah awal dari sesuatu kelanjutan yang menjadi Kota
Magelang yang luar biasa," kata Herdion.
Sementara itu, Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengatakan, keberadaan lansia tidak hanya dilihat dari faktor usia. Lansia juga memiliki peran penting dalam kehidupan sosial dan dapat menjadi sumber pengalaman bagi generasi berikutnya.
"Saya berpesan di sini, tetap menjadi sumber teladan, nasihat, serta inspirasi bagi generasi-generasi muda," ujar Damar.
Damar menegaskan, Pemerintah Kota
Magelang berkomitmen menyediakan kebijakan dan ruang publik yang inklusif bagi kelompok lanjut usia.
Menurutnya, perhatian tersebut penting untuk memastikan para lansia tetap memiliki kesempatan beraktivitas, berkontribusi di tengah masyarakat, serta menjalani kehidupan dengan kualitas yang baik dan mandiri.
Program Sekolah Lansia diharapkan tidak hanya menjadi tempat memperoleh pengetahuan, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat kemandirian, kesehatan, dan peran sosial
lansia di tengah masyarakat. (R)
beritaTerkait
komentar