Minggu, 09 Agustus 2026

Guru di Magelang Didorong Jadikan AI sebagai Alat Pendukung Pembelajaran

Minggu, 09 Agustus 2026 16:25 WIB
Guru di Magelang Didorong Jadikan AI sebagai Alat Pendukung Pembelajaran
Seminar Kebijakan Penerapan Koding dan Kecerdasan Artifisial di Semua Jenjang Pendidikan yang digelar di Gedung Wanita Kota Magelang, Kamis (6/8/2026).

Magelang (buseronline.com) - Guru dan tenaga pendidik di Kota Magelang didorong untuk memanfaatkan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) secara tepat dalam mendukung proses pembelajaran di sekolah.

Dilansir dari laman Jatengprov, pemanfaatan AI dinilai dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran apabila digunakan secara bijak. Guru juga diharapkan tidak memandang AI sebagai ancaman maupun sekadar mengikuti tren teknologi digital.

Hal tersebut disampaikan dalam Seminar Kebijakan Penerapan Koding dan Kecerdasan Artifisial di Semua Jenjang Pendidikan yang digelar di Gedung Wanita Kota Magelang, Kamis.

Seminar tersebut membahas penerapan koding dan AI untuk mendukung pembelajaran pada berbagai jenjang pendidikan, mulai SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK hingga Sekolah Luar Biasa (SLB).

Ketua Panitia Kegiatan, Salamun, mengatakan seminar tersebut bertujuan membuka wawasan para pendidik agar mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara tepat dan bertanggung jawab.

"Tujuan hari ini kita mengadakan seminar ini adalah untuk membuka wawasan, bagaimana koding dan AI bisa jadi alat, bukan ancaman di kelas SD, MI, SMP, MTs, SMA, SMK, dan SLB," kata Salamun.

Menurut Salamun, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk berbagi praktik baik serta membangun jejaring inovasi di bidang pendidikan.

Ia berharap pemanfaatan teknologi, khususnya AI, dapat diterapkan secara optimal sehingga memberikan manfaat nyata bagi guru maupun peserta didik.

Sementara itu, Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menilai kesiapan guru menjadi salah satu kunci dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin cepat.

Guru, kata dia, tidak cukup hanya mengenal teknologi. Mereka juga harus mampu mengarahkan penggunaannya agar memberikan dampak positif bagi peserta didik.

"Saya berharap guru-guru di Kota Magelang mampu terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, sehingga penerapan koding dan kecerdasan artifisial dapat mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih efektif, kreatif, dan berkualitas," ujar Damar.

Damar menegaskan penerapan koding dan AI di semua jenjang pendidikan harus berorientasi pada peningkatan kualitas proses belajar mengajar.

Menurutnya, tantangan utama bukan hanya memperkenalkan teknologi kepada guru dan peserta didik, tetapi memastikan teknologi tersebut digunakan secara tepat sesuai kebutuhan pembelajaran.

Dengan demikian, AI diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari tren digital, tetapi mampu menjadi alat yang membantu guru menghadirkan pembelajaran yang lebih efektif, kreatif, dan berkualitas. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemkab Magelang Salurkan Seragam Gratis bagi Siswa Baru di SMPN 1 Sawangan
177 Guru Ikuti Upskilling dan Reskilling Vokasi Seni dan Budaya Gelombang II
Mendikdasmen Dorong Budaya Kerja Kolegial dan Komunikasi Publik di Lingkungan UPT
Wali Kota Magelang Motivasi Anak PMKS Kejar Pendidikan demi Masa Depan
Revitalisasi Sekolah dan Kesejahteraan Guru Jadi Fokus Pemerintah Tingkatkan Mutu Pendidikan
Kemendikdasmen Percepat Reformasi Guru, TPG Naik Rp2 Juta dan 230 Ribu Guru Ikuti PPG pada 2026
komentar
beritaTerbaru