Guru, kata dia, tidak cukup hanya mengenal teknologi. Mereka juga harus mampu mengarahkan penggunaannya agar memberikan dampak positif bagi peserta didik.
"Saya berharap guru-guru di Kota
Magelang mampu terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, sehingga penerapan koding dan kecerdasan artifisial dapat mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih efektif, kreatif, dan berkualitas," ujar Damar.
Damar menegaskan penerapan koding dan AI di semua jenjang pendidikan harus berorientasi pada peningkatan kualitas proses belajar mengajar.
Menurutnya, tantangan utama bukan hanya memperkenalkan teknologi kepada guru dan peserta didik, tetapi memastikan teknologi tersebut digunakan secara tepat sesuai kebutuhan pembelajaran.
Dengan demikian, AI diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari tren digital, tetapi mampu menjadi alat yang membantu guru menghadirkan pembelajaran yang lebih efektif, kreatif, dan berkualitas. (R)
beritaTerkait
komentar