Medan (buseronline.com) - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi semangat dan kemampuan adaptasi para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Jalan Flamboyan II, Medan Tuntungan.
Apresiasi tersebut disampaikan saat meninjau langsung kegiatan belajar dan fasilitas sekolah usai pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Rabu.
Dalam kunjungan itu, Rico Waas disambut Kepala Sekolah Rakyat Syahripal Syahputra bersama unsur TNI dan Polri. Ia kemudian menyaksikan aktivitas pagi siswa, mulai dari latihan baris-berbaris, yel-yel, hingga berinteraksi langsung dengan para peserta didik.
Menurut Rico, para siswa menunjukkan perkembangan yang sangat baik meski sebagian besar baru bergabung di
Sekolah Rakyat. Ia menilai proses adaptasi berlangsung cepat dan diiringi semangat belajar yang tinggi.
"Anak-anaknya penuh semangat dan sangat kompak. Meski ada yang baru masuk, mereka sudah mampu berbaris dengan rapi, menghafal yel-yel, bahkan menampilkan tarian dan nyanyian. Saat MPLS mereka mampu beradaptasi dengan baik dan merasa senang berada di sini," ujar Rico.
Ia juga mengungkapkan rasa bangganya melihat perubahan pola pikir para siswa. Jika sebelumnya banyak yang belum berani memiliki cita-cita besar, kini mereka mulai percaya diri menentukan masa depan.
"Ada yang ingin menjadi Kowad, Tentara, Polisi, Hakim hingga Pengusaha. Kejar cita-cita setinggi-tingginya dengan fasilitas yang sudah diberikan. Tetap semangat, jaga kekompakan, dan jadilah kebanggaan keluarga," pesannya.
Rico menegaskan,
Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program nasional Presiden RI Prabowo Subianto yang bertujuan memberikan akses pendidikan berkualitas kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Pemerintah Kota Medan, kata dia, berkomitmen mendukung penuh program tersebut sebagai upaya memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.
Selain memberikan motivasi kepada siswa, Rico juga meminta para guru terus mendampingi proses belajar dengan penuh kepedulian dan pendekatan kekeluargaan agar siswa dapat berkembang secara optimal.
Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Syahripal Syahputra mengatakan sekolah tersebut kini telah beroperasi secara terpadu dengan menggabungkan siswa dari berbagai lokasi rintisan ke dalam satu kawasan pendidikan.
beritaTerkait
komentar