Rabu, 29 Juli 2026

Kemendikdasmen Perkuat Link and Match SMK dengan Industri Melalui Benchmarking di Batam

Rabu, 29 Juli 2026 10:45 WIB
Kemendikdasmen Perkuat Link and Match SMK dengan Industri Melalui Benchmarking di Batam
Kemendikdasmen RI melalui Direktorat SMK terus memperkuat kualitas pendidikan vokasi melalui penguatan kemitraan antara SMK dan DUDI melalui kegiatan Benchmarking SMK di Batam yang diikuti 131 kepala sekolah dan wakil kepala sekolah SMK dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatra Barat, dan Kota Batam.
Selain memperkuat kolaborasi dengan dunia industri, Direktorat SMK juga terus mendorong transformasi pembelajaran melalui digitalisasi. Salah satu langkah yang dilakukan ialah pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) yang dipadukan dengan simulator pembelajaran berbasis digital.

Melalui teknologi tersebut, peserta didik dapat mempelajari proses kerja, penggunaan peralatan, serta teknologi industri secara interaktif sebelum melakukan praktik menggunakan peralatan nyata.

Pendekatan ini menjadi solusi untuk mendukung pembelajaran praktik selama pemenuhan sarana dan prasarana dilakukan secara bertahap.

Kemendikdasmen menegaskan bahwa digitalisasi pembelajaran di SMK bukan sekadar menghadirkan perangkat teknologi, tetapi merupakan transformasi pembelajaran yang mengintegrasikan simulasi digital dengan praktik nyata.

Melalui sinergi yang semakin kuat antara SMK dan dunia industri, diharapkan lulusan SMK memiliki kompetensi yang relevan, adaptif, dan siap bersaing di dunia kerja sesuai kebutuhan DUDI. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Indonesia dan Thailand Perbarui Kerja Sama Pendidikan, Perkuat Pertukaran Guru dan Pembelajaran AI
HAN 2026, Kemendikdasmen dan Pemprov Kepri Perkuat Pendidikan Inklusif dan Sekolah Ramah Anak
Kemendikdasmen dan Polri Kolaborasi Tingkatkan Literasi AI bagi Pelajar
Kemendikdasmen Perkuat Mutu PAUD Lewat Sulingjar 2026
Pelatihan PM-KKA Dorong Guru Ciptakan Pembelajaran yang Lebih Bermakna
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan PM-KKA, Guru Bisa Tingkatkan Kompetensi Secara Daring
komentar
beritaTerbaru