Senin, 07 September 2026

Pemprov Jabar Tutup MPLS Pancawaluya 2026 dengan Aksi Ekologi, Libatkan 343 Ribu Peserta Didik

Rabu, 22 Juli 2026 16:50 WIB
Pemprov Jabar Tutup MPLS Pancawaluya 2026 dengan Aksi Ekologi, Libatkan 343 Ribu Peserta Didik
Pemprov Jabar menutup rangkaian MPLS Pancawaluya Tahun 2026 melalui kegiatan Aksi Ekologi yang dipusatkan di TMP Cikutra, Kota Bandung, Selasa (21/7/2026).

Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menutup rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Pancawaluya Tahun 2026 melalui kegiatan Aksi Ekologi yang dipusatkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Kota Bandung, Selasa.

Dilansir dari laman Jabarprov, kegiatan ini diikuti perwakilan peserta didik SMA dan SMK serta dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat. Aksi Ekologi digelar di 882 sekolah negeri dengan pemusatan kegiatan di 27 kabupaten/kota.

Secara keseluruhan, kegiatan tersebut melibatkan 343.374 peserta didik baru kelas X SMA, SMK, dan SLB dari sekolah negeri maupun swasta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 327.604 peserta didik berasal dari sekolah negeri.

Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman menegaskan bahwa Aksi Ekologi bukan sekadar menjadi penutup rangkaian MPLS, melainkan awal pembentukan karakter peserta didik yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Kegiatan ini hanya simbolis. Yang paling penting adalah gerakan nyata setelah kembali ke rumah, sekolah, dan lingkungan masyarakat," ujarnya.

Ia mengajak para peserta didik membiasakan diri melakukan berbagai kegiatan sederhana, seperti menjaga kebersihan rumah, mencuci dan menyetrika pakaian sendiri, membantu orang tua berdagang atau bertani, serta menjaga kebersihan lingkungan.

Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat membentuk karakter mandiri, bertanggung jawab, peduli sosial, dan memiliki jiwa kepemimpinan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto mengatakan Aksi Ekologi merupakan bagian dari implementasi pendidikan karakter Pancawaluya yang diharapkan menjadi budaya di seluruh satuan pendidikan.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya dilaksanakan selama MPLS, tetapi harus menjadi kebiasaan yang terus diterapkan di lingkungan sekolah, mulai dari menjaga kebersihan diri, kelas, halaman sekolah, hingga lingkungan sekitar.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
20 Sekolah di Kabupaten Bekasi Selesai Jalani Verifikasi Adiwiyata 2026
Jabar-Henan Perkuat Kerja Sama, Bidik Investasi hingga Perdagangan Komoditas
Disdik Jabar Tata Pengelolaan Dapodik, Pelayanan Data Harus Makin Cepat dan Akurat
SMKN 1 Setu Bekasi Tempati Gedung Baru
Sekda Jabar: UMKM Harus Berani Naik Kelas, Jangan Takut Gagal
Janji Mentan Amran kepada Buruh Tani Karawang Langsung Terwujud, Alsintan Tiba dalam Hitungan Jam
komentar
beritaTerbaru