Medan (buseronline.com) - Gubernur Sumut Bobby Nasution mengapresiasi capaian SMA Negeri 1 Matauli Pandan yang berhasil memperoleh otorisasi International Baccalaureate (IB) Diploma Programme dan resmi menjadi bagian dari jaringan IB World School.
Prestasi tersebut menjadikan
SMA Negeri 1 Matauli Pandan sebagai sekolah menengah atas negeri pertama di Indonesia yang menyelenggarakan program tersebut.
Apresiasi itu disampaikan Bobby Nasution saat menerima kunjungan Ketua Dewan Pengawas Yayasan Matauli Fitri Krisnawati Tandjung, Kepala SMA Negeri 1 Matauli Pandan Deden Rachmawan, serta rombongan siswa di ruang kerjanya di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Jumat (10/7).
Menurut Bobby, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pihak dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sumut.
"Kami yang lahir lebih dahulu belum memiliki kesempatan untuk bersekolah di sekolah dengan sertifikasi IB seperti yang kalian rasakan saat ini. Ini adalah hasil kerja keras yang patut diapresiasi. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga Matauli menjadi kebanggaan Sumut," ujarnya.
Bobby menegaskan, Presiden memberikan perhatian besar terhadap sektor pendidikan. Karena itu, Pemerintah Provinsi Sumut akan menerjemahkan komitmen tersebut melalui berbagai kebijakan yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
Ia berharap SMA Negeri 1 Matauli Pandan dapat menjadi barometer sekolah unggulan di Sumut dengan tata kelola pendidikan yang tidak hanya memenuhi standar nasional, tetapi juga mampu bersaing di tingkat global.
Dalam kesempatan itu, Bobby juga berdialog dengan para siswa mengenai cita-cita mereka. Beragam profesi yang diimpikan para siswa, mulai dari polisi, hakim, ahli pertambangan hingga ahli nuklir, mendapat apresiasi dan motivasi dari gubernur.
Bobby mendorong para siswa untuk terus giat belajar, meningkatkan kompetensi, dan mempersiapkan diri menyongsong Indonesia Emas 2045. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam mewujudkan Indonesia sebagai bangsa yang maju, berdaya saing, dan mampu bersaing di tingkat internasional.
Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas Yayasan Matauli, Fitri Krisnawati Tandjung mengatakan sertifikasi IB Diploma Programme yang diraih
SMA Negeri 1 Matauli Pandan menjadi tonggak sejarah bagi dunia pendidikan Indonesia.
"Pencapaian ini menjadikan SMA Negeri 1 Matauli Pandan sebagai sekolah negeri pertama di Indonesia, sekaligus sekolah negeri pertama di Sumut, yang memperoleh otorisasi penyelenggaraan IB Diploma Programme," katanya.
Ia menyampaikan, berbagai tantangan yang pernah dihadapi Kabupaten Tapanuli Tengah, termasuk bencana alam, tidak menyurutkan semangat untuk terus memajukan dunia pendidikan.
Dengan diperolehnya sertifikasi tersebut, Yayasan Matauli berharap setiap angkatan siswa mampu meraih prestasi terbaik, termasuk meningkatnya jumlah siswa yang memperoleh Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi luar negeri dan semakin terbukanya peluang memperoleh beasiswa, termasuk beasiswa penuh.
Turut mendampingi
Gubernur Sumut pada pertemuan tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Erwin Hotmansah Harahap serta Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga. (P3)
beritaTerkait
komentar