Rabu, 08 Juli 2026

Beasiswa Jadi Jembatan Masa Depan, Mendikdasmen Apresiasi Forum Anak Beasiswa Rembang

Rabu, 08 Juli 2026 17:05 WIB
Beasiswa Jadi Jembatan Masa Depan, Mendikdasmen Apresiasi Forum Anak Beasiswa Rembang
Mendikdasmen RI Abdul Mu'ti foto bersama dengan lainnya saat menghadiri Puncak Perayaan Anniversary FABS ke-IX yang digelar di Pendopo Museum RA Kartini, Rembang.

Rembang (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu'ti mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Rembang dalam memperluas akses pendidikan melalui Forum Anak Beasiswa Rembang (FABS).

Dilansir dari laman Kemendikdasmen, apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri Puncak Perayaan Anniversary FABS ke-IX yang digelar di Pendopo Museum RA Kartini, Rembang.

Dalam sambutannya, Abdul Mu'ti menegaskan bahwa beasiswa bukan sekadar bantuan biaya pendidikan, melainkan kesempatan yang mampu mengubah masa depan seseorang. Ia mengaku perjalanan pendidikannya juga ditempuh berkat berbagai beasiswa yang diterimanya.

"Saya mungkin salah satu dari sekian banyak anak Indonesia yang hidupnya dari beasiswa ke beasiswa. Karena itu saya merasakan betul apa makna dukungan pemerintah terhadap anak-anak yang ingin meraih cita-cita melalui pendidikan," ujarnya.

Menurut Abdul Mu'ti, keberadaan FABS merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.

Program tersebut dinilai sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bermutu bagi seluruh anak Indonesia tanpa memandang latar belakang ekonomi maupun daerah asal.

Ia juga menekankan bahwa forum penerima beasiswa tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi harus mampu melahirkan generasi muda yang cerdas, percaya diri, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

Pemerintah, lanjutnya, terus memperluas kesempatan belajar melalui berbagai program afirmatif seperti Sekolah Rakyat, Sekolah Unggul Garuda, Garuda Transformasi, dan Sekolah Nasional Terintegrasi.

Selain itu, ia mendorong pemerintah daerah untuk mengembangkan program beasiswa sesuai dengan potensi wilayah masing-masing.

Di Kabupaten Rembang, penguatan pendidikan vokasi berbasis kelautan dinilai memiliki potensi besar untuk mencetak lulusan yang siap bekerja sekaligus mampu menciptakan lapangan kerja baru. Abdul Mu'ti juga mengingatkan pentingnya membangun karakter di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

"Kita harus menguasai teknologi digital karena itu kebutuhan masa depan. Namun yang tidak kalah penting adalah menjaga keadaban digital. Teknologi harus membuat kita semakin beradab, bukan kehilangan nilai-nilai kemanusiaan," tegasnya.

Sementara itu, Pembina Forum Anak Beasiswa Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro, mengungkapkan bahwa sejak tahun 2017 program tersebut telah membantu 494 mahasiswa melanjutkan pendidikan tinggi, terdiri atas 389 mahasiswa di perguruan tinggi negeri dan 105 mahasiswa di perguruan tinggi swasta di Kabupaten Rembang.

Menurut Hanies, Forum Anak Beasiswa Rembang harus terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi bagian dari upaya mencetak generasi penerus yang berkualitas untuk Kabupaten Rembang maupun Indonesia.

Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia pendidikan mampu membuka akses pendidikan yang lebih luas serta menjadi jembatan harapan bagi generasi muda dalam meraih cita-cita melalui pendidikan. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemendikdasmen Serahkan Pengelolaan KNIU kepada Kementerian Kebudayaan
Mendikdasmen Apresiasi Program Beasiswa Pemkab Rembang, Targetkan Satu Desa Satu Sarjana
Kemendikdasmen Perkuat Mutu Pembelajaran lewat Supervisi Pengelolaan Kinerja 2026
Kemendikdasmen Luncurkan SPMB PJJ 2026, Upaya Kembalikan Jutaan Anak Tidak Sekolah
Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Inklusif melalui Program Bilingual untuk Murid Tuli
Kemendikdasmen Perkuat LKP Cetak SDM Berdaya Saing Global
komentar
beritaTerbaru