Selasa, 23 Juni 2026

Pati Gelar Pendidikan Antikorupsi di SMP Negeri 1 Juwana

Selasa, 23 Juni 2026 14:40 WIB
Pati Gelar Pendidikan Antikorupsi di SMP Negeri 1 Juwana
Pemerintah Kabupaten Pati menggelar kegiatan pendidikan antikorupsi pada satuan pendidikan tahun 2026 yang dipusatkan di halaman SMP Negeri 1 Juwana, Jumat (19/6/2026).

Pati (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten Pati menggelar kegiatan pendidikan antikorupsi pada satuan pendidikan tahun 2026 yang dipusatkan di halaman SMP Negeri 1 Juwana, Jumat.

Dilansir dari laman Jatengprov, kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai kejujuran, integritas, serta pemahaman mengenai dampak buruk korupsi sejak dini kepada para pelajar.

Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra menegaskan bahwa pendidikan antikorupsi perlu diberikan sejak usia sekolah agar menjadi bekal karakter bagi siswa di masa depan, baik ketika melanjutkan pendidikan maupun saat terjun ke masyarakat.

"Pendidikan antikorupsi harus kita ajarkan sejak dini. Generasi muda Kabupaten Pati harus memahami apa itu korupsi dan dampak buruknya, sehingga nilai-nilai antikorupsi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Ia menjelaskan, jenjang SMP merupakan fase penting dalam pembentukan karakter siswa. Menurutnya, fondasi nilai kejujuran dan integritas yang dibangun sejak SMP akan berpengaruh hingga jenjang pendidikan berikutnya bahkan dunia kerja.

Chandra juga mengingatkan bahwa praktik tidak jujur tidak hanya berkaitan dengan korupsi di pemerintahan, tetapi juga dapat muncul dalam lingkungan pendidikan, seperti saat mengerjakan tugas sekolah atau penggunaan internet untuk belajar.

"Kalian boleh mencari referensi dari internet, tetapi jangan sekadar menyalin. Pahami, pelajari, dan jadikan itu bagian dari proses belajar yang sebenarnya," pesannya kepada para siswa.

Selain itu, ia menekankan pentingnya keberanian mengakui kesalahan dan kemauan untuk memperbaiki diri sebagai bagian dari integritas. Ia juga memberikan apresiasi kepada para guru SMP Negeri 1 Juwana yang dinilai memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.

Menurutnya, pendidikan karakter merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
KPK Angkat Drama Musikal “SIDIK” sebagai Media Edukasi Antikorupsi Jelang Hakordia 2026
Monitoring Posyandu Enam SPM, Tim Pembina Pati Apresiasi Kinerja Kader Desa Kajen
KPK Tanamkan Budaya Antikorupsi kepada Pelajar Lewat ACFFEST
Pembangunan Sekolah Rakyat di Pati Capai 50 Persen, Siap Tampung 1.000 Siswa
Kemendikdasmen, Kemendagri dan KPK Luncurkan Panduan Pendidikan Antikorupsi 2026
Uji Kompetensi Chef MBG Digelar, Bupati Rembang Tekankan Keamanan dan Kualitas Makanan
komentar
beritaTerbaru