Jumat, 23 Oktober 2026

Mendikdasmen Tinjau Persiapan Sekolah Terintegrasi di Teluk Bintuni

Minggu, 31 Mei 2026 15:58 WIB
Mendikdasmen Tinjau Persiapan Sekolah Terintegrasi di Teluk Bintuni
Kunjungan kerja Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, ke Teluk Bintuni, Jumat (29/5), untuk meninjau persiapan pembangunan Sekolah Terintegrasi YPPK Santo Fransiskus Manimeri.

Teluk Bintuni (buseronline.com) - Pemerintah terus memperkuat komitmen menghadirkan pendidikan bermutu hingga wilayah Terdepan, Terpencil, dan Terluar (3T) melalui pengembangan model sekolah terintegrasi.

Dilansir dari laman Kemendikdasmen, upaya tersebut terlihat dalam kunjungan kerja Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, ke Teluk Bintuni, Jumat, untuk meninjau persiapan pembangunan Sekolah Terintegrasi YPPK Santo Fransiskus Manimeri.

Dalam kunjungan tersebut, Abdul Mu'ti menegaskan bahwa pembangunan sekolah terintegrasi menjadi bagian dari langkah pemerintah memperluas akses pendidikan yang merata dan berkualitas, khususnya di Papua.

"Sekolah terintegrasi ini merupakan bagian dari memperluas akses pendidikan yang lebih merata dan berkualitas, khususnya di wilayah Papua. Karena itu, pemerintah terus mendorong revitalisasi dan pengembangan satuan pendidikan agar anak-anak di Papua memiliki kesempatan belajar yang sama dengan anak-anak di daerah lain," ujarnya.

Ia berharap pembangunan sekolah untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA di lokasi tersebut dapat direalisasikan pada tahun 2026.

Sekolah yang direncanakan berdiri di atas lahan seluas delapan hektar itu akan menjadi kawasan pendidikan terpadu yang mencakup jenjang Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, hingga Sekolah Menengah Atas.

Kawasan tersebut juga akan dilengkapi fasilitas asrama dan sarana pendukung pembelajaran lainnya. Kehadiran sekolah ini diharapkan menjadi solusi atas tantangan pemerataan akses pendidikan bagi anak-anak asli Papua, terutama yang berasal dari distrik terpencil dan wilayah dengan keterbatasan transportasi.

Selain pembangunan fisik, Abdul Mu'ti menekankan bahwa pengembangan Sekolah Terintegrasi YPPK Santo Fransiskus Manimeri juga difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembentukan generasi muda yang berdaya saing tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya lokal.

Sementara itu, Ketua Pengurus Sekolah Wilayah Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) Wilayah Teluk Bintuni, Pius Matomri, mengapresiasi kunjungan Mendikdasmen yang dinilai membawa semangat baru bagi pengembangan pendidikan di daerah tersebut.

"Kami berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan yayasan dapat mewujudkan kawasan pendidikan terpadu ini," kata Pius.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemendikdasmen Latih Guru di Empat Provinsi untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana
Patroli Humanis di Kampung Wandoga, Satgas Damai Cartenz-2026 Pererat Hubungan dengan Masyarakat
Revitalisasi Sekolah di Tapanuli Utara, SDN 173281 Lumban Julu Kini Lebih Nyaman
Satgas Damai Cartenz Amankan Dua Pria dalam Pengembangan Kasus Peredaran Amunisi Ilegal di Jayapura
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Dorong Pengawas Sekolah Tingkatkan Kompetensi dan Kualitas Pembelajaran
Siswa SMAN 1 Taman Ciptakan ART-MATIKS, Inovasi Batik Sidoarjo Berbasis Matematika dan AI
komentar
beritaTerbaru