Jumat, 17 April 2026

PSSI Kolaborasi dengan Prancis, Perkuat Pengembangan Sepak Bola Putri Lewat Program Next Goal

Jumat, 17 April 2026 09:15 WIB
PSSI Kolaborasi dengan Prancis, Perkuat Pengembangan Sepak Bola Putri Lewat Program Next Goal
Konferensi pers yang digelar di Institut Français Indonesia, Rabu (15/4/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menegaskan komitmennya dalam mempercepat pengembangan sepak bola putri nasional melalui kolaborasi strategis bersama French Football Federation dan Kedutaan Besar Prancis di Indonesia dalam program bertajuk Next Goal.

Dilansir dari laman PSSI, program tersebut resmi diperkenalkan dalam konferensi pers yang digelar di Institut Français Indonesia, Rabu.

Melalui program ini, PSSI menghadirkan pendekatan pengembangan menyeluruh, mulai dari pembinaan usia dini hingga penguatan kapasitas kepemimpinan di sektor sepak bola putri.

Sebanyak 400 pemain putri usia 7-12 tahun terlibat dalam kegiatan Coaching Clinic-Grassroots Festival yang berlangsung di Bandung pada 11-12 April 2026. Selain itu, sebanyak 60 pelatih turut mengikuti program peningkatan kapasitas kepelatihan.

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari sejumlah pemain nasional, di antaranya Zahra Muzdalifah, Syafia Chorlienka, Laita Roati, serta pemain Persib Bandung, Layvin Kurzawa.

Pada aspek pengembangan sumber daya manusia, PSSI juga menggelar Garuda Academy Executive Programme: Women's Football & Sports Management Workshop pada 14 April 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh 35 peserta perempuan dari berbagai latar belakang, seperti staf federasi, administrator klub, pengelola kompetisi, hingga profesional muda di industri olahraga.

Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek manajemen olahraga modern, termasuk model pengembangan sepak bola perempuan di Prancis yang terintegrasi dari tingkat grassroots hingga elite, kepemimpinan dalam organisasi olahraga, tata kelola yang transparan, serta strategi pengembangan dan administrasi kompetisi.

Sebagai tindak lanjut, sebanyak 20 pemain Timnas U-17 Putri Indonesia bersama lima pelatih dijadwalkan mengikuti pelatihan imersif di INF Clairefontaine pada 3-9 Mei 2026.

Program ini bertujuan meningkatkan kualitas teknis, pemahaman taktis, serta aspek mental melalui metodologi pelatihan yang diterapkan oleh federasi sepak bola Prancis.

Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah awal yang penting dalam memperkuat hubungan kedua negara di bidang olahraga.

"Dalam beberapa minggu ke depan, sekelompok pemain dan pelatih perempuan Indonesia akan berangkat ke Clairefontaine, pusat pelatihan nasional Federasi Sepak Bola Prancis," ujarnya.

Ia menambahkan, Clairefontaine dikenal sebagai tempat lahirnya sejumlah pemain kelas dunia seperti Thierry Henry, Nicolas Anelka, Marcus Thuram, hingga Kylian Mbappé.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, mengapresiasi terwujudnya kerja sama ini. Ia menilai kolaborasi tersebut menjadi langkah konkret dalam membangun fondasi sepak bola putri Indonesia secara berkelanjutan.

Hal senada disampaikan anggota Exco PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, yang menilai program ini sebagai momentum penting dalam memperkuat ekosistem sepak bola putri nasional.

Melalui kolaborasi ini, PSSI berharap dapat membuka lebih banyak peluang bagi perempuan Indonesia untuk berkembang, baik sebagai pemain, pelatih, maupun profesional di industri sepak bola, sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat internasional. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Piala Presiden 2025 Dinilai Sukses, Panitia Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor dan Transparansi
Coaching Clinic Indonesia-Prancis Resmi Digelar, Dorong Sepak Bola Putri ke Level Global
PSSI Gelar Program Coach Educator Development untuk Tingkatkan Kualitas Pelatih
Indonesia dan Prancis Perkuat Sepak Bola Wanita Lewat Program Next Goal
Kemendikdasmen Sabet PSSI Award Lewat Program GSI di Bidang Pengembangan Sepak Bola
PSSI Resmi Akhiri Kerja Sama dengan Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri
komentar
beritaTerbaru