Kamis, 11 Juni 2026

PSSI Kolaborasi dengan Prancis, Perkuat Pengembangan Sepak Bola Putri Lewat Program Next Goal

Jumat, 17 April 2026 09:15 WIB
PSSI Kolaborasi dengan Prancis, Perkuat Pengembangan Sepak Bola Putri Lewat Program Next Goal
Konferensi pers yang digelar di Institut Français Indonesia, Rabu (15/4/2026).

Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah awal yang penting dalam memperkuat hubungan kedua negara di bidang olahraga.

"Dalam beberapa minggu ke depan, sekelompok pemain dan pelatih perempuan Indonesia akan berangkat ke Clairefontaine, pusat pelatihan nasional Federasi Sepak Bola Prancis," ujarnya.

Ia menambahkan, Clairefontaine dikenal sebagai tempat lahirnya sejumlah pemain kelas dunia seperti Thierry Henry, Nicolas Anelka, Marcus Thuram, hingga Kylian Mbappé.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, mengapresiasi terwujudnya kerja sama ini. Ia menilai kolaborasi tersebut menjadi langkah konkret dalam membangun fondasi sepak bola putri Indonesia secara berkelanjutan.

Hal senada disampaikan anggota Exco PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, yang menilai program ini sebagai momentum penting dalam memperkuat ekosistem sepak bola putri nasional.

Melalui kolaborasi ini, PSSI berharap dapat membuka lebih banyak peluang bagi perempuan Indonesia untuk berkembang, baik sebagai pemain, pelatih, maupun profesional di industri sepak bola, sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat internasional. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26, PSSI Jalin Kerja Sama dengan EA Sports
FIFA dan PSSI Gelar Kampanye “Be Active” untuk Dorong Gaya Hidup Sehat Anak
PSSI Buka Pendaftaran Garuda Academy Scholarship Program Year II
Timnas Putri U-17 Indonesia Tuai Pujian di Prancis, Empat Pemain Curi Perhatian Pelatih FFF
PSSI dan FIFA Perkuat Pemanduan Bakat, 23 Talenta Terpilih Ikuti Workshop di Bandung
Film Dokumenter “The Longest Wait” Angkat Perjalanan Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia
komentar
beritaTerbaru