St Mary's (buseronline.com) - Southampton menciptakan kejutan besar dengan menyingkirkan Arsenal pada babak perempat final Piala FA.
Bermain di St Mary's, Minggu dini hari WIB, The Saints tampil penuh semangat dan mengamankan kemenangan dramatis yang membawa mereka ke semifinal sekaligus tiket ke Wembley.
Hasil ini terasa istimewa bagi Southampton karena seolah mengulang kejayaan mereka saat menjuarai Piala FA 1976. Pelatih Tonda Eckert pun mencatatkan sejarah dengan menjadi pelatih ketiga yang mampu memenangi empat laga awalnya di ajang ini, menyamai catatan George Goss (1925) dan Alan Pardew (2009/10).
Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi tim asuhan Mikel Arteta. Arsenal kembali gagal dalam perburuan trofi musim ini, hanya berselang singkat setelah kekalahan di final Carabao Cup, sehingga menambah tekanan di sisa kompetisi.
Sejak awal pertandingan, Arsenal tampil dominan dan langsung menekan pertahanan tuan rumah. Sejumlah peluang diciptakan melalui Max Dowman dan Gabriel Martinelli, namun belum mampu membuahkan hasil.
Upaya Martinelli bahkan digagalkan oleh blok krusial Taylor Harwood-Bellis. Tekanan terus dilancarkan The Gunners. Martin Odegaard sempat memaksa kiper Daniel Peretz melakukan penyelamatan penting.
Namun di tengah dominasi tersebut, Southampton justru berhasil mencuri keunggulan melalui skema serangan balik cepat. Umpan panjang James Bree sukses diselesaikan dengan tenang oleh Ross Stewart untuk membawa tuan rumah unggul.
Memasuki babak kedua, Arsenal berusaha bangkit. Namun peluang demi peluang yang didapat masih gagal dimaksimalkan. Southampton bahkan hampir menambah keunggulan lewat aksi Leo Scienza yang membentur mistar gawang.
Perubahan terjadi setelah masuknya Viktor Gyokeres dari bangku cadangan. Ia sukses mencetak gol penyeimbang usai memanfaatkan umpan tarik Kai Havertz, yang diawali terobosan matang dari Gabriel.
Meski Arsenal mulai menemukan ritme permainan, efektivitas Southampton kembali menjadi pembeda. Serangan cepat yang dibangun Tom Fellows diakhiri dengan umpan kepada Shea Charles, yang sukses menaklukkan Kepa Arrizabalaga untuk memastikan keunggulan tuan rumah.
Pada enam menit masa tambahan waktu, Arsenal terus menekan. Namun pertahanan solid Southampton mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini memastikan langkah Southampton ke semifinal, sementara Arsenal harus kembali mengubur mimpi meraih gelar musim ini. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak
beritaTerkait
komentar