Hill Dickinson (buseronline.com) - Everton FC meraih kemenangan penting 2-0 atas Burnley FC. dalam lanjutan Liga Premier di Stadion Hill Dickinson.
Hasil ini memperpanjang rekor tak terkalahkan The Toffees atas Burnley menjadi lima pertandingan beruntun sekaligus menjadi kemenangan kandang pertama mereka sepanjang 2026.
Pertandingan berlangsung dengan tempo sedang pada 30 menit awal. Kedua tim kesulitan menciptakan peluang berbahaya dan lebih banyak berkutat di lini tengah. Kebuntuan akhirnya pecah melalui situasi bola mati.
Tendangan bebas akurat dari James Garner mengarah tepat ke dalam kotak penalti dan disambut sundulan keras James Tarkowski yang berdiri tanpa kawalan. Bola tak mampu dijangkau kiper Martin Dubravka, membawa tuan rumah unggul 1-0 hingga turun minum.
Burnley yang datang dengan tekanan usai kekalahan dramatis pekan sebelumnya kembali menunjukkan masalah konsistensi. Tertinggal di babak pertama menjadi kejadian ke-16 musim ini bagi mereka, catatan terbanyak di kompetisi.
Memasuki babak kedua, Everton tampil lebih dominan dan berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-60. Iliman Ndiaye mengirimkan umpan terobosan cermat kepada Kiernan Dewsbury-Hall yang dengan tenang mencungkil bola melewati Dubravka untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Setelah memastikan keunggulan dua gol, Everton memilih bermain lebih disiplin dan fokus menjaga pertahanan. Strategi tersebut efektif meredam upaya Burnley yang hanya mampu mencatatkan dua tembakan tepat sasaran di sepanjang babak kedua.
Kemenangan ini mengakhiri tren negatif Everton yang tanpa kemenangan kandang dalam tiga bulan terakhir, sekaligus memutus rekor empat laga kandang hari Selasa tanpa kemenangan.
Saat ini, Everton tetap berada di peringkat kedelapan klasemen dan masih menjaga peluang untuk bersaing memperebutkan tiket kompetisi Eropa.
Sebaliknya, Burnley semakin terpuruk di posisi ke-19 setelah menelan kekalahan ke-18 musim ini. Dengan sembilan pertandingan tersisa dan selisih delapan poin dari zona aman, ancaman degradasi kembali membayangi mereka. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak
beritaTerkait
komentar