Riyadh (buseronline.com) - Al Nassr membuktikan diri tetap menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan di Liga Arab Saudi meski tanpa kehadiran megabintang Cristiano Ronaldo.
Dalam laga sengit melawan Al Ittihad, Al Alami sukses mengamankan kemenangan 2-0 sekaligus meraih tiga poin krusial. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Al Nassr langsung tampil menekan sejak menit awal.
Absennya Ronaldo tak membuat lini serang mereka tumpul. Gol pembuka baru tercipta pada menit ke-84 melalui eksekusi penalti tenang dari Sadio Mane. Talenta muda Angelo Gabriel kemudian menggandakan keunggulan pada masa injury time, memastikan kemenangan tuan rumah.
Hasil positif ini membuat Al Nassr terus menempel ketat Al Hilal di puncak klasemen dengan selisih hanya satu poin. Meski demikian, atmosfer pertandingan terasa emosional.
Pada menit ke-7, ribuan suporter serentak menyerukan nama Ronaldo sebagai bentuk solidaritas atas ketidakhadiran sang kapten yang tengah menjadi sorotan.
Berdasarkan sejumlah laporan, absennya Ronaldo dalam dua laga terakhir bukan disebabkan cedera, melainkan aksi protes terhadap kebijakan Saudi Public Investment Fund (PIF).
Pemain asal Portugal itu dikabarkan kecewa dengan distribusi anggaran transfer yang dianggap tidak adil. Ronaldo menilai Al Nassr kurang mendapat dukungan dibandingkan rival mereka, Al Hilal, yang mampu mendatangkan pemain bintang seperti Karim Benzema.
Sementara itu, upaya Al Nassr memperkuat skuad disebut mengalami berbagai hambatan. Ketegangan juga dikabarkan merambah ke internal tim.
Pelatih Al Nassr, Jorge Jesus, menunjukkan dukungannya kepada Ronaldo dengan menolak menghadiri konferensi pers pascapertandingan, sebuah sikap yang dianggap sebagai pesan kuat kepada otoritas liga.
Situasi ini memicu spekulasi mengenai masa depan Ronaldo di Arab Saudi. Meski kontraknya masih berlaku, terdapat laporan tentang klausul pelepasan yang bisa diaktifkan pada Juni 2026.
Jika ketidakpuasan terhadap manajemen liga tak segera mereda, kemungkinan kepulangan emosional ke klub masa kecilnya, Sporting CP, mulai ramai diperbincangkan. Kemenangan atas Al Ittihad menegaskan soliditas skuad Al Nassr.
Namun, ambisi besar mereka ke depan tampaknya akan sangat bergantung pada bagaimana otoritas sepak bola Saudi meredakan konflik dengan salah satu pemain paling ikonik di liga tersebut. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak
beritaTerkait
komentar