Sabtu, 13 Juni 2026

OC Piala Presiden 2025 Kembali Tinjau Kesiapan Stadion SJH dan SUGBK

Jumat, 27 Juni 2025 07:09 WIB
OC Piala Presiden 2025 Kembali Tinjau Kesiapan Stadion SJH dan SUGBK
Wakil Ketua OC Piala Presiden 2025, Fanny Riawan, memimpin rapat koordinasi teknis bersama tim pelaksana di ruang ganti Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (25/6/2025). (Dok/PSSI)
Jakarta (buseronline.com) - Guna memastikan kelancaran pelaksanaan Piala Presiden 2025, panitia penyelenggara kembali melakukan pengecekan persiapan di dua stadion utama yang akan menjadi venue pertandingan, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat (SJH) di Kabupaten Bandung, Rabu.

Kegiatan ini merupakan arahan langsung dari Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2025, Maruarar Sirait, sebagai bagian dari langkah antisipatif untuk memastikan seluruh aspek teknis dan non-teknis siap menjelang hari pelaksanaan.

Di Jakarta, perwakilan Organizing Committee (OC) melakukan pengecekan mendetail terhadap berbagai titik strategis di SUGBK yang akan digunakan untuk upacara pembukaan dan laga perdana Piala Presiden 2025 pada 6 Juli 2025.

Pemeriksaan mencakup area tribun, lapangan, akses penonton, media center, serta layout lokasi pertunjukan pembukaan. Semua ditinjau secara menyeluruh agar acara berlangsung aman, tertib, dan meriah.

Sementara itu, tim OC lainnya yang dipimpin Wakil Ketua OC Fanny Riawan dan Vincentius Dominique, melakukan kunjungan ke Bandung. Mereka menyambangi hotel-hotel tempat menginap para tim peserta, sekaligus menggelar pertemuan koordinasi dengan perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Tak hanya itu, tim OC juga melakukan pengecekan kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), yang akan menjadi venue utama Grup B. Fasilitas stadion, ruang ganti pemain, akses keamanan, dan kenyamanan penonton menjadi fokus evaluasi dalam kunjungan tersebut.

Ketua OC Piala Presiden 2025, Arya Sinulingga, menyatakan bahwa penyelenggaraan turnamen kali ini akan menghadirkan pengalaman berbeda dan lebih berkesan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Kami ingin memastikan semua aspek teknis, keamanan, dan kenyamanan penonton menjadi prioritas utama dalam proses persiapan. Turnamen ini tidak hanya harus sukses secara kompetisi, tapi juga dari segi penyelenggaraan dan pengalaman penonton,” ujar Arya.

Menurutnya, koordinasi lintas sektor, termasuk dengan pemerintah daerah dan pihak keamanan, sangat krusial agar Piala Presiden 2025 berlangsung lancar dan profesional.

Piala Presiden 2025 akan digelar pada 6–13 Juli 2025 dan menghadirkan enam tim peserta yang dibagi dalam dua grup:

Grup A: Liga Indonesia All Stars, Arema FC, dan Oxford United (Inggris)

Grup B: Persib Bandung, Dewa United FC, dan Port FC (Thailand)

Ajang ini menjadi turnamen pramusim bergengsi yang tidak hanya mempertemukan klub lokal dan internasional, tetapi juga menjadi ajang hiburan dan silaturahmi bagi pencinta sepak bola Tanah Air.

Dengan komitmen kuat dari panitia dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Piala Presiden 2025 diharapkan menjadi salah satu turnamen pramusim terbaik dan paling berkesan dalam sejarah sepak bola Indonesia. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak
beritaTerkait
Meksiko Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan atas Afrika Selatan
Menko Muhaimin: Program MBG Harus Tepat Sasaran dan Perkuat Ekonomi Masyarakat
Presiden Prabowo Instruksikan Percepatan Energi Alternatif, BBM dan LPG Subsidi Tetap
Korbrimob Polri dan Kementerian Lingkungan Hidup Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Lingkungan
Polri Hidupkan Kembali Satgas Anti-Mafia Bola untuk Awasi Piala Dunia 2026
Tiga Personel Ditpolsatwa Polri Raih Prestasi Gemilang, Dapat Penghargaan dari Pimpinan
komentar
beritaTerbaru