Selasa, 11 Agustus 2026

Jateng Jadi Provinsi dengan Peserta Cek Kesehatan Gratis Terbanyak di Indonesia

Jumat, 12 Juni 2026 09:40 WIB
Jateng Jadi Provinsi dengan Peserta Cek Kesehatan Gratis Terbanyak di Indonesia
Jawa Tengah kembali mencatat prestasi di bidang kesehatan dengan menjadi provinsi dengan jumlah peserta Program CKG terbanyak di Indonesia.

Semarang (buseronline.com) - Jawa Tengah kembali mencatat prestasi di bidang kesehatan dengan menjadi provinsi dengan jumlah peserta Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) terbanyak di Indonesia.

Dilansir dari laman Jatengprov, keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Kementerian Kesehatan RI dan dinilai tidak lepas dari kolaborasi program CKG dengan layanan Dokter Spesialis Keliling (Speling) yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Zulfachmi Wahab mengatakan jumlah warga yang mengikuti program CKG terus menunjukkan angka yang tinggi. Pada 2025, sebanyak 14.587.365 warga mendaftar dan 14.293.190 orang telah mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan. Sementara hingga pertengahan 2026, tercatat 11.004.804 warga mendaftar dan 10.787.321 orang telah terlayani.

Menurut Zulfachmi, tingginya partisipasi masyarakat tidak terlepas dari sinergi antara program nasional CKG dan program Speling yang menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Ahmad Luthfi.

"Kolaborasi program Pak Presiden, yakni CKG, dan program prioritas Pak Gubernur Jawa Tengah, Speling, berdampak luar biasa bagi masyarakat," ujarnya, Rabu.

Data Dinas Kesehatan Jawa Tengah menunjukkan, sejak 2025 hingga 10 Juni 2026, program Speling telah melayani 107.083 warga di 454 kecamatan dan 1.138 desa. Selama periode tersebut, layanan dokter spesialis keliling telah dilaksanakan sebanyak 1.248 kali.

Program CKG berfokus pada pemeriksaan kesehatan dasar berdasarkan kelompok usia, termasuk skrining penyakit menular dan penyakit metabolik seperti diabetes, kolesterol, hipertensi, hingga kanker.

Sementara Speling menitikberatkan pada empat layanan prioritas, yakni skrining kanker serviks, pemeriksaan tuberkulosis paru, pemeriksaan ibu hamil, dan kesehatan jiwa.

Selain itu, Speling juga menyediakan layanan tambahan berupa pemeriksaan rontgen mobile serta konsultasi dengan dokter spesialis kandungan dan dokter spesialis jiwa.

Menurut Zulfachmi, berbagai inovasi layanan tersebut berhasil meningkatkan minat masyarakat untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.

"Untuk di Pulau Jawa, secara proporsional target tertinggi ada di Jawa Barat atau Jawa Timur. Kita di urutan keempat. Tetapi Jawa Tengah bisa leading, nomor satu kunjungan," katanya.

Untuk mempercepat pemerataan layanan kesehatan, Dinas Kesehatan Jawa Tengah menargetkan pelaksanaan Speling di sekitar 1.000 desa sepanjang 2026 dengan sasaran 100.000 warga.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Jateng-Kaltim Sepakati Kerja Sama Lintas Sektor, Potensi Ekonomi Tembus Rp20,2 Triliun
Festival Jateng Syariah 2026 Dorong UMKM dan Perkuat Ekosistem Halal
Pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Jateng Capai 81 Persen
PM-AAS Dongkrak Produktivitas Padi di Brebes hingga 10,43 Ton per Hektare
Sekolah Rakyat di Jateng Tampung 2.692 Siswa, Jadi Upaya Putus Rantai Kemiskinan
Jateng Bentuk Tim Koordinasi Perkuat Pengembangan Geopark
komentar
beritaTerbaru