Kamis, 01 Oktober 2026

Museum Kesaktian Pancasila Direvitalisasi, Dilengkapi Teknologi Digital dan Pengalaman Imersif

Kamis, 01 Oktober 2026 21:33 WIB
Museum Kesaktian Pancasila Direvitalisasi, Dilengkapi Teknologi Digital dan Pengalaman Imersif
Museum Kesaktian Pancasila di kawasan Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, kini tampil dengan wajah baru setelah menjalani proses renovasi. Peresmian hasil revitalisasi museum tersebut dilakukan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Jakarta (buseronline.com) - Museum Kesaktian Pancasila di kawasan Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, kini tampil dengan wajah baru setelah menjalani proses renovasi. Peresmian hasil revitalisasi museum tersebut dilakukan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Revitalisasi tidak hanya menyasar tampilan fisik museum, tetapi juga mencakup pembaruan narasi, alur cerita sejarah (storyline), tata pamer koleksi, serta pemanfaatan teknologi digital dan pengalaman imersif.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan, Museum Kesaktian Pancasila merupakan museum sejarah yang memiliki peran penting dalam memberikan pembelajaran kepada masyarakat mengenai perjalanan sejarah bangsa.

"Hari ini juga kita meresmikan Museum Kesaktian Pancasila. Ini museum yang merupakan museum sejarah," ujar Fadli Zon kepada media usai Upacara Hari Kesaktian Pancasila.

Menurut Fadli, pembaruan dilakukan untuk memperkuat fungsi museum sebagai ruang edukasi sejarah. Penyajian koleksi kini ditata dengan alur yang lebih lengkap serta didukung teknologi digital.

"Ini direnovasi, termasuk narasinya, kemudian storyline-nya, display-nya, kemudian ada sentuhan digital di dalamnya juga, di dioramanya ada digitalnya dan ada immersive juga," jelasnya.

Ia menambahkan, pembaruan juga dilakukan terhadap urutan waktu atau lini masa serta konteks sejarah yang disajikan kepada pengunjung. Penyempurnaan narasi tersebut melibatkan sejumlah sejarawan agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat lebih lengkap dan sistematis.

"Sebenarnya ada lebih banyak sentuhan-sentuhan digital dan juga narasinya yang lebih lengkap. Pada waktu itu memang belum lengkap, terutama secara sekuens, lini masanya itu belum terlalu lengkap, dan ini dilengkapi juga oleh para sejarawan," ungkap Fadli.

Selain ruang pamer dan diorama, revitalisasi juga mencakup ruang relik yang menyimpan berbagai benda terkait para Pahlawan Revolusi. Koleksi tersebut antara lain pakaian, jam tangan, serta berbagai memorabilia lainnya.

Menurut Fadli, keberadaan benda-benda tersebut dapat membantu masyarakat memahami peristiwa sejarah melalui peninggalan yang menjadi bagian dari memori masa lalu bangsa Indonesia.

Proses renovasi Museum Kesaktian Pancasila mulai dilakukan setelah peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun sebelumnya. Setelah proses revitalisasi rampung, museum kini kembali dibuka untuk masyarakat. "Ya, sudah terbuka untuk umum," ujar Fadli.

Fadli juga menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto agar museum-museum sejarah terus dirawat, dilindungi dan direvitalisasi. Museum diharapkan tidak hanya menjadi tempat penyimpanan koleksi, tetapi juga berfungsi sebagai pusat edukasi dan ruang untuk menjaga memori kolektif bangsa.

"Presiden tentu melihat museum-museum, termasuk museum-museum sejarah ini harus kita rawat, kita lindungi, kita revitalisasi dan ini sedang berlangsung dan sedang berjalan juga, termasuk di daerah-daerah, agar museum bisa juga menjadi pusat edukasi, belajar dan juga menjadi tempat untuk memori kolektif bangsa," jelasnya.

Melalui revitalisasi tersebut, Museum Kesaktian Pancasila diharapkan semakin relevan bagi generasi muda. Fadli mengajak siswa, mahasiswa, maupun masyarakat umum untuk mengunjungi museum sebagai salah satu sarana mempelajari perjalanan sejarah Indonesia.

"Jadi ini kita harapkan nanti masyarakat, terutama para siswa, mahasiswa, atau umum, publik bisa berkunjung ke sini sebagai bagian yang penting dari sejarah panjang kita," pungkas Fadli. (DKI1)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Wahyu Hadiningrat Jadi Wakapolri
Prabowo Lantik Empat Pejabat Negara di Istana Negara
Prabowo Lantik 10 Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih
Presiden Prabowo Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya
Presiden Prabowo Bertakziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Duka atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra
Prabowo Tegaskan Penertiban Regulasi dan Korporasi untuk Cegah Karhutla
komentar
beritaTerbaru