Kamis, 28 Mei 2026

Gibran Rakabuming Pastikan Paralympic Training Center Berlanjut di Tahun 2025

Minggu, 13 Oktober 2024 07:08 WIB
Gibran Rakabuming Pastikan Paralympic Training Center Berlanjut di Tahun 2025
Gibran Rakabuming Raka disambut Ketua NPC Indonesia Senny Marbun saat meninjau pertandingan para bulu tangkis Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII Solo 2024 di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (11/10
Solo (buseronline.com) - Angin segar berembus untuk pengembangan atlet dan olahraga disabilitas di Indonesia. Pemerintahan baru Republik Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming berkomitmen untuk melanjutkan megaproyek Paralympic Training Center di Karanganyar, Jawa Tengah, pada tahun depan.

Gibran mengungkapkan komitmennya saat meninjau pertandingan para bulu tangkis pada Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII Solo 2024 di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Jumat (11/10/2024). “Kita sudah membangun pusat pelatihan di Delingan (Karanganyar). Insya Allah dilanjutkan ke tahap selanjutnya,” ujar Gibran.

Pembangunan Paralympic Training Center yang berdiri di lahan seluas sepuluh hektare ini akan menyelesaikan proyek tahap pertama pada bulan Desember 2024. “Nanti kita koordinasikan dengan Ketua NPC, yang jelas proyek lanjut,” tambah Gibran.

Dalam kesempatan tersebut, Gibran juga memberikan pujian atas pelaksanaan Peparnas XVII yang dinilai berjalan lancar, mencakup berbagai aspek mulai dari pertandingan, venue, akomodasi, hingga konsumsi. "Solo sudah dua kali menggelar ajang olahraga disabilitas akbar, sebelumnya ASEAN Para Games. Saya kira Peparnas kali ini lebih baik dari PON,” tutur Gibran, yang menyatakan rencananya untuk hadir di penutupan Peparnas XVII di Stadion Manahan, Minggu (13/10/2024).

Kehadiran Gibran di venue para bulu tangkis disambut oleh Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Senny Marbun, serta para pejabat NPC dan Ketua Panitia Besar (PB) Peparnas XVII, DB Susanto. Gibran menyaksikan pertandingan selama hampir satu jam dan berinteraksi dengan atlet, ofisial, dan penonton yang ingin berfoto bersamanya.

Salah satu atlet, Novelin Emi dari Manokwari, Papua Barat, mengungkapkan kebanggaannya saat berfoto dengan Gibran. "Makasih ya Allah, bangga sekali," ujar Emi.

Senny Marbun menegaskan bahwa Gibran memiliki komitmen yang sama dengan Presiden Joko Widodo untuk mengembangkan olahraga difabel. Ia menyampaikan, "Beliau tadi menyampaikan akan kawal terus (pengembangan olahraga difabel), termasuk proyek di Karanganyar."

Proyek pembangunan pemusatan latihan untuk difabel ini diharapkan selesai pada tahun 2025. Senny menyebutkan bahwa pembangunan tahap pertama sedang dikerjakan oleh Nindya Karya dan mencakup berbagai fasilitas, termasuk gedung olahraga untuk cabang-cabang olahraga seperti para renang, para menembak, para tenis meja, para bulu tangkis, dan judo tunanetra.

Pembangunan Paralympic Training Center merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi atlet disabilitas Indonesia di kancah internasional. Pusat pelatihan ini diharapkan menjadi tempat yang nyaman dan lengkap bagi para atlet para-atletik Indonesia untuk mengembangkan kemampuan mereka. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak
Tags
beritaTerkait
Rico Waas Ajak Warga Jadikan Idul Adha Momentum Tingkatkan Ketakwaan dan Kepedulian Sosial
Pemprov Sumut Pusatkan Salat Idul Adha 1447 H di Binjai, Bobby Nasution Ajak Perkuat Kepedulian Sosial
Perang Obor Jepara Kembali Digelar, Ribuan Warga Padati Tegalsambi
PHHB GBKP Setia Budi Medan Kunjungi YKPD Alpha Omega Kabanjahe
RSUD Tidar Magelang Peringati HUT ke-94, Perkuat Komitmen Pelayanan Kesehatan
Pentas Pelajar 2026 Jadi Ajang Kreativitas dan Persahabatan Pelajar Indonesia
komentar
beritaTerbaru