Minggu, 20 September 2026

Kongres Biasa PSSI 2026 Sepakati Pemilihan Pengurus Digelar Juli 2027

Kamis, 06 Agustus 2026 07:02 WIB
Kongres Biasa PSSI 2026 Sepakati Pemilihan Pengurus Digelar Juli 2027
Kongres Biasa PSSI Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Fairmont, Jakarta, resmi ditutup dengan menghasilkan sejumlah keputusan strategis untuk mendukung kemajuan sepak bola nasional.

Jakarta (buseronline.com) - Kongres Biasa Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Fairmont, Jakarta, resmi ditutup dengan menghasilkan sejumlah keputusan strategis untuk mendukung kemajuan sepak bola nasional.

Dilansir dari laman PSSI, salah satu keputusan penting yang disepakati secara aklamasi oleh peserta kongres adalah penyesuaian jadwal pelaksanaan Kongres Biasa Pemilihan PSSI Tahun 2027.

Jika sebelumnya berdasarkan Statuta PSSI edisi 2025 pemilihan dijadwalkan berlangsung pada Mei 2027, kongres memutuskan untuk menggesernya menjadi Juli 2027.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan perubahan jadwal tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan organisasi sekaligus menjaga keberlangsungan kompetisi sepak bola nasional.

"Keputusan untuk menyesuaikan jadwal Kongres Pemilihan dari Mei ke Juli 2027 diambil demi memastikan kesiapan organisasi dan keberlangsungan kompetisi," kata Erick dalam pidato penutupan kongres.

Menurutnya, keputusan tersebut juga mempertimbangkan agenda pemilihan pengurus PSSI provinsi yang akan dilaksanakan pada Oktober dan November 2026.

Karena itu, diperlukan waktu untuk melakukan konsolidasi dengan seluruh PSSI provinsi guna menyelaraskan program-program pengembangan sepak bola nasional.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemenkes Luncurkan Playbook Respons Cepat Tangani Hoaks Kesehatan
Polri Kembali Raih Opini WTP BPK, Jadi yang ke-13 Kali
Hasil PISA 2025, Skor Sains dan Membaca Indonesia Naik
Kemendikdasmen Fasilitasi 32.828 Guru Lanjut S1/D4 pada 2026
Aksi Pencegahan Korupsi 2025–2026 Capai 67,49 Persen
Pemerintah Dorong Investasi Berkualitas untuk Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi
komentar
beritaTerbaru