Edmonton (buseronline.com) - Timnas Kanada menunjukkan kesiapan mereka menyambut Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas Uzbekistan dalam laga uji coba internasional di Edmonton, Selasa pagi WIB.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi
Kanada yang akan tampil sebagai tuan rumah bersama Amerika Serikat dan Meksiko pada ajang
Piala Dunia 2026.
Uzbekistan sebenarnya tampil agresif sejak awal pertandingan.
Penyerang andalan mereka, Eldor Shomurodov, sempat memperoleh peluang emas setelah memanfaatkan kesalahan Moïse Bombito di lini belakang Kanada. Namun, upaya cungkilannya masih melebar dari gawang yang dijaga Maxime Crépeau.
Shomurodov kembali mengancam menjelang menit ke-30 setelah lolos ke area pertahanan
Kanada. Akan tetapi, Crépeau tampil sigap dengan melakukan penyelamatan penting. Kiper berusia 32 tahun itu kembali menggagalkan peluang Shomurodov sesaat sebelum turun minum.
Pelatih Kanada, Jesse Marsch, melakukan perubahan besar saat jeda pertandingan dengan memasukkan tujuh pemain baru. Keputusan tersebut terbukti efektif dan membuat permainan Kanada lebih hidup di babak kedua.
Jonathan Osorio yang masuk sebagai pemain pengganti sukses memecah kebuntuan kurang dari 15 menit setelah berada di lapangan. Gelandang veteran itu menerima bola di sisi kanan kotak penalti sebelum melepaskan tembakan mendatar yang gagal diantisipasi kiper
Uzbekistan, Abduvohid Nematov.
Kanada sempat menambah keunggulan melalui Promise David di penghujung laga. Namun, gol penyerang Union Saint-Gilloise tersebut dianulir karena posisi offside.
Gol kedua Kanada akhirnya lahir pada masa injury time. Jayden Nelson mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan matang dari Tani Oluwaseyi dan menaklukkan Nematov dengan penyelesaian tenang.
Hasil ini menjadi bekal positif bagi
Kanada menjelang laga uji coba terakhir melawan Republik Irlandia. Sementara
Uzbekistan yang kini ditangani legenda Italia, Fabio Cannavaro, akan menghadapi Belanda sebelum menjalani debut mereka di putaran final
Piala Dunia.
Penampilan solid Kanada, khususnya di babak kedua, menjadi sinyal positif bagi skuad Jesse Marsch yang berharap mampu tampil kompetitif di hadapan publik sendiri saat Piala Dunia 2026 resmi bergulir. (R)
beritaTerkait
komentar