Sabtu, 04 Juli 2026

Pemprov Sumut Siapkan Rumah Sakit Bertaraf Internasional untuk Pasien BPJS di Medan

Rabu, 20 Mei 2026 09:50 WIB
Pemprov Sumut Siapkan Rumah Sakit Bertaraf Internasional untuk Pasien BPJS di Medan
Rencana pembangunan rumah sakit itu dibahas dalam pertemuan yang dipimpin Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution bersama sejumlah pimpinan OPD, BUMD, dan jajaran direksi Rumah Sakit Haji Medan di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin (18/5/2026).

Medan (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) tengah mempersiapkan pembangunan rumah sakit bertaraf internasional di Kota Medan yang tetap melayani pasien BPJS Kesehatan. Proyek tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan layanan kesehatan unggulan bagi masyarakat Sumut.

Rencana pembangunan rumah sakit itu dibahas dalam pertemuan yang dipimpin Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution bersama sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), BUMD, dan jajaran direksi Rumah Sakit Haji Medan di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin.

Dalam pertemuan tersebut, Bobby Nasution menekankan pentingnya kesiapan fasilitas kesehatan, alat kesehatan (alkes), sumber daya manusia (SDM), hingga kualitas pelayanan rumah sakit. Ia menginginkan rumah sakit tersebut menghadirkan layanan modern dengan kenyamanan layaknya hotel berbintang lima.

Kepala Dinas Kesehatan Sumut Faisal Hasrimy mengatakan rumah sakit itu akan dibangun melalui pola kerja sama pemerintah dan swasta dengan sistem Kerja Sama Operasional (KSO).

Menurut Faisal, skema KSO dipilih karena dinilai lebih efektif dan efisien dalam mempercepat operasional rumah sakit sekaligus meminimalkan risiko pengelolaan SDM dan manajemen.

"Dengan sistem KSO, Pemprov Sumut tidak perlu membangun kapasitas operasional rumah sakit dari nol. Selain itu, mitigasi risiko SDM dan manajemen lebih baik, operasional lebih cepat, aset tetap dimiliki pemerintah, fleksibel secara administratif, dan kualitas layanan tetap terjaga," ujar Faisal.

Ia menjelaskan proyek tersebut merupakan kolaborasi antara PT Dirga Surya, PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara, Rumah Sakit Haji Medan, RS Mitra An-Nisa, dan PT Bank Sumut.

Dalam skema tersebut, PT Dirga Surya bertugas menyediakan aset, RS Mitra An-Nisa mengelola layanan operasional sesuai standar profesional, sedangkan RS Haji Medan memastikan mutu layanan, tata kelola, dan keberlanjutan rumah sakit.

Faisal menambahkan rumah sakit bertaraf internasional tersebut dirancang khusus untuk tetap melayani pasien BPJS Kesehatan dengan tujuan menghadirkan layanan kesehatan terpadu, bermutu tinggi, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Rumah sakit itu direncanakan memiliki enam lantai dengan kapasitas 250 tempat tidur serta dilengkapi layanan kesehatan modern dan tenaga medis kompeten.

Lokasinya berada di pusat Kota Medan dan berdekatan dengan dua rumah sakit bertaraf internasional lainnya yang belum melayani pasien BPJS Kesehatan. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Salatiga Promosikan Potensi Daerah dan Jajaki Investasi di Indonesia City Expo 2026
Pemkab Bekasi Perpanjang Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan untuk Pertahankan UHC 99,6 Persen
AHY Tinjau Progres Sekolah Rakyat di Medan, Siap Beroperasi Pertengahan Juli
APEKSI Ajukan 10 Rekomendasi Strategis kepada Presiden Prabowo
Rico Waas: Indonesia City Expo 2026 Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi dan Investasi Antarkota
Pemkab Garut Perkuat Tata Kelola Klaim BPJS Kesehatan, Cegah Keterlambatan Pelayanan
komentar
beritaTerbaru