Sementara itu, perwakilan
SMEC Medan, dr Yulizar menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berupa pemeriksaan mata, tetapi juga sosialisasi dan edukasi mengenai berbagai gangguan mata, mulai dari kelainan refraksi hingga deteksi dini katarak dan glaukoma.
Selain memberikan materi edukatif, tim medis
SMEC juga membawa peralatan pemeriksaan modern untuk melakukan pengecekan kesehatan mata langsung di lokasi kegiatan.
"Kerja sama ini diharapkan tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial semata, namun dapat berlanjut dalam bentuk program kesehatan berkelanjutan bagi seluruh keluarga besar Kementerian Agama," katanya.
Adapun pemeriksaan yang dilakukan meliputi uji ketajaman penglihatan (visus) serta konsultasi singkat terkait keluhan mata yang sering dialami pegawai selama bekerja.
Pihak SMEC juga memberikan rekomendasi tindak lanjut bagi peserta yang terindikasi mengalami gangguan mata dan membutuhkan penanganan lebih lanjut. (P3)
beritaTerkait
komentar