Selasa, 12 Mei 2026

Kampanye Gerakan Masyarakat Indonesia Sehat Digelar di Rembang, Fokus Deteksi Dini TBC

Selasa, 12 Mei 2026 13:40 WIB
Kampanye Gerakan Masyarakat Indonesia Sehat Digelar di Rembang, Fokus Deteksi Dini TBC
Pemerintah Kabupaten Rembang bersama DPR RI menggelar kampanye Gerakan Masyarakat Indonesia Sehat di Pasar Brumbung, Desa Banggi, Kecamatan Kaliori, Sabtu (9/5/2026).

Rembang (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten Rembang bersama DPR RI menggelar kampanye Gerakan Masyarakat Indonesia Sehat di Pasar Brumbung, Desa Banggi, Kecamatan Kaliori, Sabtu.

Dilansir dari laman Jatengprov, kegiatan tersebut bertujuan memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Dalam kegiatan itu, petugas dari Puskesmas Kaliori memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat.

Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, pengukuran lingkar lengan khusus perempuan, hingga skrining tuberkulosis (TBC).

Warga yang terindikasi mengalami gangguan kesehatan tertentu akan mendapatkan tindak lanjut sesuai prosedur pelayanan medis.

Bupati Rembang Harno mengapresiasi pelaksanaan kampanye tersebut. Menurutnya, sosialisasi kesehatan penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan dan memanfaatkan layanan yang telah disediakan pemerintah.

"Sosialisasi ini penting untuk menambah ilmu, salah satunya tentang Rembang yang BPJS-nya sudah UHC. Kemudian apabila ada warga yang mau mengurus BPJS di hari-hari libur, solusinya pegawai dinas kesehatan ada yang piket," ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada DPR RI atas dukungan terhadap penguatan layanan kesehatan di daerah. Menurutnya, Kabupaten Rembang kembali meraih status Universal Health Coverage (UHC) setelah tingkat kepesertaan masyarakat dalam program Jaminan Kesehatan Nasional meningkat.

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto menyoroti penanganan penyakit TBC yang menjadi salah satu fokus pemerintah melalui program pemeriksaan kesehatan gratis dan deteksi dini di masyarakat.

Menurutnya, jumlah penderita TBC di Kabupaten Rembang diperkirakan mencapai sekitar 2 ribu orang. Untuk mempercepat penanganan, pemerintah melakukan pemeriksaan menggunakan layanan mobile rontgen di berbagai titik.

"Penderita TBC dan keluarganya difoto rontgen menggunakan mobile rontgen. Jadi rontgennya di kantor kelurahan, di balai desa, di gedung-gedung olahraga seperti ini," jelasnya.

Ia menambahkan, pemeriksaan dilakukan tidak hanya kepada penderita, tetapi juga anggota keluarga guna mengetahui potensi penularan. Setelah pemeriksaan rontgen, warga juga dapat menjalani tes cepat molekuler untuk mengetahui kondisi lebih lanjut.

Program pemeriksaan tersebut telah berjalan selama beberapa pekan terakhir di sekitar 100 titik pemeriksaan di Kabupaten Rembang. Masyarakat diimbau tidak ragu memeriksakan diri apabila mengalami gejala TBC agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kementan Perkuat Implementasi Nilai Ekonomi Karbon untuk Dorong Pertanian Rendah Emisi
Kementan Perkuat Perbenihan Bawang Putih, DPR Dorong Kemandirian Produksi
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
komentar
beritaTerbaru