Dalam pelaksanaannya, Kementerian Kesehatan menggandeng Rabu Biru Foundation sebagai sekretariat konsorsium. Direktur Eksekutif Rabu Biru Foundation, Toro Sudarmadi, menyatakan komitmennya untuk memastikan koordinasi antar mitra berjalan efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Keberhasilan program ini nantinya akan diukur dari kualitas layanan kesehatan dan pemenuhan gizi yang diterima bayi sejak dalam kandungan hingga usia dua tahun, termasuk bagi mereka yang tinggal di wilayah terpencil.
Pemerintah berharap, melalui upaya ini, generasi Indonesia pada 2045 dapat tumbuh lebih sehat, cerdas, dan produktif. (R)
beritaTerkait
komentar