Selain itu, Pemko Medan juga menyiapkan alokasi sekitar Rp3 miliar melalui RSUD Dr Pirngadi untuk membantu pembiayaan korban kecelakaan atau tindak kriminal seperti begal yang tidak tercakup BPJS. "Ini bentuk kehadiran pemerintah untuk memastikan warga tetap mendapatkan penanganan," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Zakiyuddin juga mendorong masyarakat, khususnya anggota Kojira, untuk memanfaatkan program pelatihan kerja yang disediakan Pemko Medan bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan.
Pertemuan ini diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah dan komunitas ojol dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja informal di Kota Medan. (P3)
beritaTerkait
komentar