Aceh Utara (buseronline.com) - Tim Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) Batch 3 Puskesmas Lapang terus memperkuat layanan kesehatan pascabencana bagi masyarakat terdampak banjir di Desa Kuala Cangkoi, Kabupaten Aceh Utara. Penguatan layanan tersebut dilaksanakan melalui pelayanan kesehatan dasar, imunisasi, serta dukungan psikososial pada Selasa.
Tim TCK Batch 3 Puskesmas Lapang yang bertugas sejak 18 hingga 31 Januari 2026 ini terdiri atas dua dokter umum, dua vaksinator lokal, serta satu perawat jiwa. Kehadiran tim diharapkan dapat membantu pemulihan kondisi kesehatan masyarakat yang terdampak bencana, khususnya warga yang masih tinggal di posko pengungsian.
Salah satu relawan TCK Puskesmas Lapang, dr Ainun, menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan dilakukan di dua lokasi utama, yakni posko pengungsian di kawasan pesisir pantai dan meunasah Desa Kuala Cangkoi.
“Hari ini ada kegiatan di dua titik. Pertama di posko pesisir pantai, di mana terdapat beberapa posko pengungsian bagi masyarakat yang rumahnya rusak akibat banjir dan saat ini tinggal di tenda-tenda bantuan. Setelah itu, kami melanjutkan pelayanan di titik kedua, yakni di meunasah desa,” ujar dr Ainun.
Dalam pelaksanaannya, dilansir dari laman Kemenkes, tim dibagi menjadi dua kelompok untuk memastikan layanan berjalan optimal dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Tiga relawan fokus memberikan edukasi kesehatan serta pelayanan imunisasi bagi anak-anak, sementara dua relawan lainnya memberikan pemeriksaan kesehatan dasar, pemberian obat-obatan, serta penguatan psikososial bagi kelompok dewasa dan lanjut usia.
Sebelum pelaksanaan imunisasi, anak-anak terlebih dahulu diajak mengikuti berbagai kegiatan edukatif untuk menciptakan suasana yang menyenangkan dan mengurangi rasa takut. Kegiatan tersebut meliputi bernyanyi bersama, menonton video edukasi tentang cara mencuci tangan yang benar, serta simulasi sederhana perilaku hidup bersih dan sehat.
Sementara itu, kelompok dewasa dan lansia mendapatkan pemeriksaan kesehatan dasar, konsultasi medis, serta pengobatan sesuai dengan keluhan dan kondisi kesehatan masing-masing.
Anggota Tim TCK Puskesmas Lapang, dr Andi, menyampaikan bahwa selain pelayanan medis, tim juga memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, terutama di lingkungan pengungsian.
“Ada beberapa layanan yang kami lakukan, pertama pelayanan kesehatan dasar, pemberian obat, kemudian edukasi berupa perilaku hidup bersih dan sehat, bagaimana cuci tangan yang rutin, serta penyuluhan pentingnya imunisasi dan vaksinasi,” ungkap dr Andi.
Ia menambahkan bahwa edukasi juga diberikan untuk mengurangi kekhawatiran masyarakat terhadap kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI), seperti demam ringan pada anak yang bersifat sementara dan dapat ditangani dengan baik.
Dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 30 anak menerima imunisasi Measles Rubella (MR), sementara 68 penyintas mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan dasar dan pengobatan.
Kepala Puskesmas Lapang, Mastuti, menyambut baik penugasan Tim TCK Batch 3 yang dinilai sangat membantu penguatan layanan kesehatan pascabencana di wilayah kerjanya.
“Penugasan Tim TCK ini sangat membantu, baik dalam pelayanan kesehatan di posko pengungsian maupun melalui pelayanan kesehatan keliling di wilayah kerja Puskesmas Lapang,” ujarnya.
Dengan adanya dukungan Tim TCK Puskesmas Lapang, diharapkan kondisi kesehatan masyarakat Desa Kuala Cangkoi dapat terus terjaga, serta proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih optimal. (R)
beritaTerkait
komentar