Surabaya (buseronline.com) - Rumah Sakit (RS) Kementerian Kesehatan Surabaya ditetapkan sebagai salah satu rumah sakit yang dikembangkan pemerintah dengan standar bertaraf internasional.
Keberadaan rumah sakit ini dinilai mampu menghadirkan layanan kesehatan modern dengan infrastruktur, peralatan, serta teknologi medis canggih yang selama ini menjadi alasan masyarakat Indonesia memilih berobat ke luar negeri.
Dilansir dari laman Kemenkes, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan bahwa RS Kemenkes Surabaya menjadi bukti nyata kemampuan rumah sakit dalam negeri untuk bersaing dengan fasilitas kesehatan luar negeri, baik dari sisi sarana, teknologi, maupun kualitas pelayanan.
“RS Kemenkes Surabaya ini contoh nyata. Infrastruktur rumah sakitnya bagus, alatnya lengkap, dan teknologinya sudah setara internasional,” ujar Budi saat meninjau fasilitas RS Kemenkes Surabaya, Kamis.
Ia menjelaskan, pembangunan dan peningkatan kualitas rumah sakit rujukan nasional merupakan salah satu fokus utama Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan nasional.
Pemerintah menargetkan pembangunan dan peningkatan kualitas 66 rumah sakit rujukan di berbagai daerah di Indonesia, dengan sebagian di antaranya telah selesai dibangun dan mulai beroperasi.
“Gedung rumah sakit itu bisa selesai kurang dari dua tahun. Alat kesehatannya sekitar 18 bulan sudah masuk. Ini percepatan yang luar biasa,” kata Budi.
Selain didukung infrastruktur modern, RS Kemenkes Surabaya juga telah dilengkapi dengan berbagai teknologi medis berstandar tinggi, seperti PET-Scan serta teknologi bedah minimal invasif. Kehadiran fasilitas tersebut memungkinkan masyarakat memperoleh layanan diagnosis dan tindakan medis canggih tanpa harus pergi ke luar negeri.
“Kalau alat canggih ini sudah ada di Surabaya dan daerah lain, masyarakat tidak perlu lagi ke Singapura atau Malaysia hanya untuk periksa atau operasi,” ujarnya.
Budi menegaskan bahwa kualitas layanan kesehatan di Indonesia saat ini tidak kalah dibandingkan negara lain, baik dari sisi teknologi maupun kompetensi tenaga medis. Menurutnya, dokter-dokter Indonesia memiliki jam terbang tinggi karena menangani beragam kasus medis yang kompleks.
Ia juga menekankan pentingnya promosi layanan rumah sakit dalam negeri agar masyarakat mengetahui perkembangan layanan kesehatan nasional dan semakin percaya untuk mendapatkan perawatan di dalam negeri.
“Kita sudah punya rumah sakit bagus, alat lengkap, dan dokter hebat. Kalau semua ini berjalan dengan baik, masyarakat tidak perlu lagi berobat ke luar negeri,” pungkas Budi.
Dengan pengembangan rumah sakit bertaraf internasional seperti RS Kemenkes Surabaya, pemerintah berharap kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan nasional semakin meningkat sekaligus memperkuat kemandirian sistem kesehatan Indonesia. (R)
beritaTerkait
komentar