Puncak Jaya (buseronline.com) - Personel Sektor IV Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan cepat, responsif, dan humanis kepada masyarakat.
Pada Jumat, personel Sektor IV ODC 2026 melakukan evakuasi terhadap seorang warga yang mengalami sakit akibat pemukulan oleh anggota keluarganya di Desa Kulirik, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya.
Kegiatan kemanusiaan tersebut dipimpin oleh DPP Briptu Muhammad Rizqi bersama delapan personel lainnya. Respons cepat dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 15.30 WIT mengenai kondisi korban yang membutuhkan pertolongan medis segera.
Mendapatkan laporan tersebut, dilansir dari laman Humas Polri, personel langsung bergerak menuju rumah korban untuk melakukan pengecekan dan observasi awal. Sekitar pukul 15.50 WIT, tim tiba di lokasi dan segera memberikan penanganan awal kepada korban.
Berdasarkan hasil observasi, korban diketahui seorang perempuan berusia 38 tahun yang mengalami cedera pada bagian pinggang sebelah dalam. Melihat kondisi korban yang memerlukan penanganan medis lebih lanjut, personel Sektor IV Operasi Damai Cartenz 2026 kemudian mengambil langkah cepat dengan mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mulia, Kabupaten Puncak Jaya.
Sekitar pukul 16.15 WIT, korban tiba di RSUD Mulia Puncak Jaya dan langsung diserahkan kepada pihak rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lanjutan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, sebelum personel kembali ke Pos Kulirik Puncak Jaya.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol Dr Faizal Ramadhani SSos SIK MH, menegaskan bahwa respons cepat terhadap laporan masyarakat merupakan bagian dari komitmen Operasi Damai Cartenz dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat Papua.
“Setiap laporan masyarakat harus ditangani dengan cepat, tepat, dan penuh empati. Kehadiran personel Operasi Damai Cartenz 2026 tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan keselamatan dan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah pegunungan Papua,” tegas Brigjen Pol Faizal Ramadhani.
Ia menambahkan bahwa pendekatan humanis serta tindakan cepat di lapangan menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran aparat keamanan.
Respons sigap yang dilakukan oleh personel Sektor IV Operasi Damai Cartenz 2026 tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Kehadiran aparat yang cepat membantu warga dalam kondisi darurat dinilai mampu memberikan rasa aman dan ketenangan di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan kemanusiaan ini, Operasi Damai Cartenz 2026 menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat Papua dengan mengedepankan prinsip melindungi, mengayomi, dan melayani, guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif. (R)
beritaTerkait
komentar